• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Korupsi Pokmas. (Foto: Freepict/Tugu Jatim)

Ilustrasi kasus korupsi pokmas di Kota Pasuruan. (Foto: Freepict)

Dugaan Penyelewengan Dana Hibah Kasus Korupsi Pokmas Tahun 2020, Siapakah Dalang Aktor Intelektualnya?

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Dalam proses penyelidikan Polres Pasuruan Kota terkait kasus dugaan korupsi kelompok masyarakat (pokmas) tahun 2020 mulai ditemukan indikasi adanya penyelewengan dana hibah pada 2020. Penyelidikan dugaan korupsi pokmas berawal dari pencairan dana hibah dari Pemprov Jatim kepada pokmas-pokmas yang ada di Kota Pasuruan.

Dana tersebut sejatinya dipakai untuk pembangunan sejumlah sarana infrastruktur. Nilai dana hibah yang diterima pun bervariasi. Masing-masing pokmas dapat dana senilai Rp 100 juta-Rp 200 juta.

You might also like

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

04/06/2026 1:00 PM
Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

04/06/2026 12:32 PM

Namun, justru ditemukan dugaan penyimpangan karena dalam realisasi pengerjaan proyek di lapangan tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB). Bahkan, diduga ada proyek yang disinyalir fiktif dengan mengklaim hasil dari pembangunan instansi lain.

Kanit Tipikor Satreskrim Polres Pasuruan Kota Ipda Kukuh Eko mengatakan, pihaknya memerlukan waktu untuk bisa menuntaskan kasus korupsi pokmas. Hal ini dikarenakan dugaan penyelewengan dana hibah yang dialokasikan sejak 2020 itu ternyata baru dicairkan di awal 2021. Jadi, dana proyek yang dikendalikan pokmas di lapangan juga baru dijalankan tahun ini.

“Yang jelas kami sudah naikkan ke tingkat penyidikan sejak Oktober 2021. Dengan kata lain sudah ditemukan indikasi penyimpangan,” ujar Kukuh saat dikonfirmasi, Senin (20/12/2021).

Proses penyidikan yang masih berlangsung ini nantinya akan menguak siapa saja pihak yang terlibat dan bertanggung jawab atas dugaan korupsi pokmas. Meski begitu, sampai saat ini Unit Tipikor Polres Pasuruan Kota masih belum menetapkan tersangka atas kasus tersebut.

Menurut Kukuh, pihaknya akan lebih dulu menghitung besaran kerugian negara akibat penyelewengan dana hibah.
Kerugian negara ini nantinya akan dihitung oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Dikarenakan marwah dalam menangani kasus pidana korupsi itu utamanya adalah kerugian negara. Nanti itu yang kami hitung lebih dulu bersama BPKP,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Pusat Studi Advokasi dan Kebijakan (Pusaka) Lujeng Sudarto mengharapkan agar penyidik bisa menemukan siapa saja aktor intelektual di balik dugaan kasus korupsi dana pokmas. Nantinya itu bisa mencegah terjadinya kasus serupa di masa depan.

“Terpenting itu aktor intelektualnya. Termasuk jumlah aliran dana yang kemungkinan besar turut dinikmati si aktor intelektual. Kalau aktornya sudah ditangkap, ke depannya penyimpangan dana program pokmas tidak terjadi lagi,” ucap Lujeng.

Tags: Berita korupsiKorupsi dana hibahKorupsi PokmasKorupsi Pokmas tahun 2020Penyelewengan dana hibahPolres Pasuruan Kota
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

by Dwi Linda
04/06/2026 12:03 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro merosot dalam beberapa hari terakhir. Kondisi harga...

Pameran Seni Surabaya.

Catat Tanggalnya! Ini Deretan Pameran Seni Surabaya yang Digelar Sepanjang Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 11:07 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Memasuki bulan Juni 2026, acara-acara yang diselenggarakan di Surabaya banyak macamnya, salah satunya pameran seni. Mau tahu...

Next Post
Vaksinasi anak. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

Pemkot Malang Launching Vaksinasi Anak, Target Awal Januari Rampung 76 Ribu Sasaran

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID