MALANG, Tugujatim.id – Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang (FK UM) kembali berhasil menyelenggarakan The 2nd Malang International Conference on Medical and Health Sciences (Micromedhs) 2025 pada Sabtu (09/08/2025). Seminar internasional Fakultas Kedokteran UM ini telah menjadi agenda tahunan.
Tahun ini, kegiatan Fakultas Kedokteran UM tersebut mengusung tema “Integrative Approach to Global Health Through Physical Activity and Preventive Medicine”. Fokusnya pada upaya peningkatan kesehatan global melalui aktivitas fisik dan kedokteran pencegahan.
Baca Juga: Program GEN-START: Kebidanan FK UM Bekali Siswi SMKN 2 Malang Cegah Stunting sejak Remaja
Dekan Fakultas Kedokteran UM Dr dr Moch. Yunus MKes menyampaikan, fakultas mendukung penuh terhadap terselenggaranya acara ini, baik dari sisi sarana-prasarana maupun pembiayaan. Dia mengungkapkan rasa syukur atas dukungan dana dari universitas karena kegiatan ini merupakan agenda rutin.
Menurut dia, kesuksesan Micromedhs tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan, tetapi juga dari capaian prestasi.

“Peserta yang mendaftar mencapai lebih dari 400 orang, dengan 30 presenter yang mengirimkan artikel. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menghasilkan luaran prosiding yang terindeks internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana 2nd Micromedhs dr Erianto Fanani AIFO-K menambahkan, seminar ini menjadi wadah pengembangan akademis sekaligus ajang promosi FK UM di kancah internasional.

“Tujuan utama kami adalah mewujudkan masyarakat global yang sehat melalui aktivitas fisik dan kedokteran pencegahan. Micromedhs tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas akademis dosen dan mahasiswa, tetapi juga sebagai sarana berkolaborasi dengan mitra dari dalam maupun luar negeri,” jelasnya.
Tahun ini, Micromedhs menghadirkan lima pembicara utama dari empat negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Taiwan, dan Australia. Mereka adalah Prof Dr dr Irfanuddin SpKO MPdKed (kedokteran olahraga), Prof Datin Dr Hj Sharida Fakurazi (biologi molekuler), Prof Huan Fang Lee (keperawatan), Prof Gavin Pereira (epidemiologi, kesehatan lingkungan, dan biostatistik), serta Dr Dewi Ratna Sulistina SST Bdn MKeb (kebidanan). Seluruh pembicara memiliki keahlian yang saling terkait dengan bidang kedokteran pencegahan.
Seminar Tahun Ini Dilaksanakan Daring
Menjelang tiga hari sebelum pelaksanaan, tercatat 450 peserta dan 30 naskah yang akan dipresentasikan. Lomba terbagi ke dalam beberapa kategori, meliputi biologi molekuler, ilmu kedokteran dasar, kesehatan masyarakat, kebidanan, keperawatan, dan inovasi kedokteran, dengan penghargaan Best Paper dan Best Presenter di setiap bidang.
Meski seluruh rangkaian kegiatan tahun ini dilaksanakan secara daring, panitia mampu mengatasi tantangan komunikasi lintas negara dan memastikan partisipasi aktif seluruh peserta. Keberhasilan acara ini diukur dari keterlibatan kampus minimal dari empat negara, jumlah peserta yang melampaui 100 orang, serta terbitnya prosiding internasional. Pada tahun ini, prosiding akan diterbitkan melalui Atlantis Press dengan target di masa mendatang dapat terindeks Scopus.

Kegiatan ini juga memiliki relevansi kuat dengan tujuan pembangunan global. Penyelenggaraan The 2nd Malang International Conference on Medical and Health Sciences (Micromedhs) selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-3, yaitu memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan untuk semua usia, melalui pembahasan dan diseminasi penelitian terkait kesehatan global, aktivitas fisik, dan kedokteran pencegahan.
Selain itu, kegiatan ini mendukung pencapaian SDGs poin ke-17, yaitu Partnerships for the Goals, yang diwujudkan melalui kolaborasi erat antar institusi pendidikan tinggi, baik dari dalam maupun luar negeri, dalam upaya membangun jejaring akademik yang berkelanjutan dan berdampak luas.
Di akhir pernyataannya, dr Yunus menegaskan bahwa Micromedhs menjadi sarana bagi Fakultas Kedokteran UM untuk memperluas reputasi, menyebarluaskan hasil penelitian, serta memberi kontribusi nyata, khususnya di bidang unggulan fakultas, yaitu kedokteran olahraga. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati








