TUBAN, Tugujatim.id – Rencana peresmian Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Tuban yang semula dijadwalkan hari ini (01/08/2025), ternyata diundur. Launching Sekolah Rakyat Tuban kini dipastikan akan dilakukan serentak bersama puluhan SR lainnya se-Indonesia pada 15 Agustus 2025.
Kepala Dinsos P3A dan PMD Tuban melalui Kabid Perlindungan Jaminan Sosial, Penanganan Bencana, Mahendra Yanu Putra Perdana menegaskan, perubahan jadwal ini bukan bentuk penundaan. Menurut dia, tanggal awal hanya berupa target sementara.
Baca Juga: Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Rakyat Tuban Diisi dari ASN Kemenag
“Sebetulnya tidak ada penundaan. Waktu kunjungan gubernur kemarin, itu masih target karena pleno juga belum dilakukan. Setelah tes kesehatan siswa selesai, barulah Jumat digelar pleno,” jelas Mahendra, Jumat (01/08/2025).
Namun, sehari setelah pleno, Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar rapat virtual dengan seluruh kepala sekolah SR. Dalam pertemuan itu, hanya 3 dari 36 daerah yang benar-benar siap untuk launching pada 1 Agustus.

“Setelah dievaluasi bersama, akhirnya diputuskan pembukaan serentak akan digelar 15 Agustus, sambil menunggu kesiapan sarana-prasarana dan perlengkapan lainnya,” tambahnya.
Mahendra menyebut progres pembangunan Sekolah Rakyat Tuban kini telah mencapai 90 persen. Hanya tinggal tahap finishing dan pembersihan area sekolah. Beberapa fasilitas seperti pemasangan CCTV dan perlengkapan penunjang siswa juga masih dalam proses.
“Untuk perlengkapan siswa seperti bantal, guling, selimut, dan perlengkapan mandi juga sedang disiapkan. Semua harus lengkap sebelum anak-anak masuk asrama,” tegasnya.

Di sisi lain, kebutuhan tenaga pendidik sudah terpenuhi, termasuk guru Pendidikan Agama Islam yang sebelumnya sempat kosong. Meski begitu, masih ada posisi non-pengajar yang harus segera dilengkapi.
“Sekarang tinggal menunggu penempatan bendahara sekolah, tiga juru masak, dan satu wali asrama putri,” ujar Mahendra.
Sekolah Rakyat Tuban sendiri merupakan bagian dari program nasional Presiden Prabowo Subianto melalui Kemensos. Sekolah ini akan menampung 50 siswa jenjang SMP dan SMA dengan sistem asrama penuh serta fasilitas modern yang tengah disiapkan oleh Kementerian PUPR.
“Kalau semua sudah siap, 15 Agustus kami launching serentak, yang benar-benar siap dari segi fasilitas, tenaga pendidik, dan sistemnya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








