Gedung FT UB Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik - Tugujatim.id

Gedung FT UB Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

  • Bagikan
Kobaran api yang membakar Gedung Fakultas Teknik UB, Minggu (25/9/2021) malam. (Foto: Istimewa) tugu jatim
Kobaran api yang membakar Gedung Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB), Minggu (25/9/2021) malam. (Foto: Istimewa)

MALANG, Tugujatim.id – Kebakaran menghanguskan ruangan laboratorium di Gedung Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) Malang, Minggu (26/9/2021) malam. Diduga, kejadian ini dipicu korsleting listrik.

“Dugaan sementara korsleting listrik. Itu kalau saya lihat diperkirakan dari panel listrik itu ada yang gosong, ada yang menghitam,” ujar Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Muhammad Teguh Budi Wibowo, Senin (27/9/2021).

Insiden kebakaran itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB. Dalam proses pemadaman itu, pihaknya menerjunkan tiga armada mobil pemadam dengan 15 personel pemadam.

Kondisi gedung Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) usai mengalami kebakaran, Minggu (25/9/2021) malam. (Foto: Istimewa) tugu jatim
Kondisi gedung Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) usai mengalami kebakaran, Minggu (25/9/2021) malam. (Foto: Istimewa)

“Bangunan ruangan itu dominan dari tembok, kemudian yang terbakar adalah bagian plafon, jendela dan disitu ada mesin mesin manufaktur laboratorium,” jelasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UB, Prof Hadi Suyono menyampaikan bahwa dalam insiden kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

“Semuanya dikendalikan dengan baik, tidak ada yang di dalam gedung dan tidak ada korban jiwa. Segala sesuatu yang berkaitan dengan yang bernyawa tidak ada,” ucapnya.

Akibat kebakaran itu pihaknya menjelaskan bahwa beberapa peralatan laboratorium yang terbakar di antaranya yaitu 3D printing dan sejumlah peralatan manufaktur.

“Namun sampai sekarang kita masih belum  memperkirakan berapa jumlah kerugian materiil yang kita dapat akibat kejadian kemarin,” katanya.

“Sampai saat ini kita masih melakukan investigasi. Untuk tindak lanjutnya, kedepan kami akan segera melakukan pemulihan gedung tersebut,” imbuhnya.

  • Bagikan