Gempa M 5,5 Guncang Kabupaten Tanggamus, Lampung - Tugujatim.id

Gempa M 5,5 Guncang Kabupaten Tanggamus, Lampung

  • Bagikan
Ilustrasi gempa lampung
Ilustrasi gempa bumi. (Foto: Pixabay)

Bandar Lampung – Gempa dengan magnitudo 5,5 mengguncang Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Selasa (10/11/2020) sekitar pukul 07.52 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis gempa berapa pada kedalaman 10 km.

Baca Juga: Fans Kpop Harus Bangga, Sebab Paham Budaya Korea Punya Banyak Manfaat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus menginformasikan bahwa gempa tersebut dirasakan warga cukup kuat. Namun demikian, guncangan tidak menimbulkan kepanikan masyarakat.

“Pihak otoritas setempat terus memantau situasi lapangan, sedangkan masyarakat Pesisir Barat masih di provinsi ini merasakan guncangan lemah. Warga di Kabupaten Pesisir Barat sempat panik hingga keluar rumah,” terang Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr. Raditya Jati dalam keterangan tertulisnya.

BMKG merilis guncangan dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intesity gempa tersebut antara lain II MMI di Pringsewu, Pesawaran, III MMI Tanggamus, Liwa, Ulubelu dan Limau. MMI merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi.

Baca Juga: Banyak Peminat, KBRI London Dorong Bahasa Indonesia jadi Bahasa Internasional

“Gempa tersebut berada di laut, dengan posisi 121 km barat daya Tanggamus atau 126 km tenggara Pesisir Barat,” lanjut Raditya.

Ia menjelaskan bahwa kawasan tersebut merupakan wilayah dengan kategori sedang hingga tinggi.

“Menilik analisis InaRISK, Kabupaten Tanggamus merupakan salah satu Kawasan dengan bahaya kategori sedang hingga tinggi untuk gempa bumi. Sebanyak 20 kecamatan teridentifikasi berada pada zona tersebut dengan potensi populasi terpapar mencapai 383.819 jiwa,” paparnya.

Pihaknya menyatakan akan terus memantau kondisi di lapangan dengan terus melakukan koordinasi dengan BPBD setempat.

Baca Juga: Hobi Menyaksikan Video Binatang Lucu dan Imut Baik untuk Kesehatan, Studi Membuktikan

“BNPB terus memantau dan melakukan koordinasi dengan BPBD setempat terkait dengan kondisi terkini pascagempa. Masyarakat diimbau terus waspada terhadap potensi bencana geologi, seperti gempa bumi. Hingga saat ini tidak ada teknologi yang dapat memprediksikan kapan dan dimana gempa terjadi.” pungkasnya. (gg)

  • Bagikan