• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gus Fawait.

Pejabat sekolah yang menghadiri acara pelantikan di SMPN 7 Jember, Sabtu (23/05/2026). (Foto: M. Imron Fauzi/Tugu Jatim)

Jember Darurat Sampah, Bupati Gus Fawait Minta Sekolah-Sekolah Ikut Atasi Krisis Pengelolaan

Dwi Linda by Dwi Linda
2 months ago
in Advertorial, Gus Fawait
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Ancaman persoalan sampah di Kabupaten Jember kini mulai menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Bupati Jember Muhammad Fawait yang kerap disapa Gus Fawait justru menyinggung persoalan lain yang dinilai mendesak, yakni ancaman krisis pengelolaan sampah di tengah pelantikan 777 pejabat pendidikan di SMPN 7, Sabtu (23/05/2026).

Di hadapan ratusan kepala sekolah, pengawas, dan penilik yang baru dilantik, Gus Fawait mengaku terkejut saat mengetahui kondisi pengelolaan sampah di Jember setelah dirinya resmi menjabat sebagai kepala daerah.

You might also like

Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat Buka Peluang Anak Keluarga Miskin Raih Cita-Cita

12/07/2026 3:47 PM
DPRD Kota Malang.

Fraksi DPRD Kota Malang Sampaikan Pandangan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Silpa Rp303 M Jadi Sorotan

11/07/2026 3:17 PM

Menurut dia, persoalan yang dihadapi bukan lagi sekadar tumpukan sampah biasa, melainkan situasi yang berpotensi mengarah pada kondisi darurat.

“Tiba-tiba TPU sudah harus distop, kalau enggak pidana, terus tiba-tiba kalau kami mau buka ya nggak bisa,” kata Gus Fawait.

Baca Juga: Jember Wajib Kelola Sampah Mandiri, Gus Fawait Larang Plastik Sekali Pakai di Pertemuan

Pernyataan itu berkaitan dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pakusari yang saat ini disebut telah melebihi kapasitas tampung. Selain itu, sistem pembuangan terbuka atau open dumping yang selama ini diterapkan juga menjadi sorotan Kementerian Lingkungan Hidup karena dinilai tidak lagi sesuai standar pengelolaan sampah.

Gus Fawait pengelolaan sampah.
Bupati Jember Gus Fawait saat memberikan sambutan terkait persoalan sampah pada (23/05/2026). (Foto: M. Imron Fauzi/ Tugu Jatim)

Data pemerintah daerah menunjukkan, pada periode Agustus hingga Desember 2025, timbunan sampah di Jember mencapai 1.046,35 ton per hari. Namun kemampuan pengelolaannya hanya berada di kisaran 19,78 ton per hari.

Kondisi itu diperparah dengan munculnya rencana penghentian sistem open dumping di TPA Pakusari yang disebut-sebut mulai berlaku pada Juni 2026.

Sekolah Diminta Jadi Garda Pengelolaan Sampah

Di tengah situasi tersebut, Gus Fawait meminta dunia pendidikan ikut ambil bagian dalam menyelesaikan persoalan lingkungan. Dia menilai sekolah memiliki peran besar dalam membangun kebiasaan baru sejak usia dini.

“Maka mulai hari ini, dunia usaha kita minta untuk mengelola sampahnya sendiri, dan gak bisa saya menyukseskan ini tanpa bantuan Panjenengan,” ujarnya.

Tak hanya meminta dukungan, Gus Fawait bahkan memasukkan persoalan pengelolaan sampah sebagai salah satu indikator kinerja kepala sekolah yang baru dilantik dalam enam bulan ke depan.

“Saya minta ukuran kinerja dalam 6 bulan kedepan adalah bagaimana sekolah-sekolah berhasil memilah antara sampah organik dan sampah non organik,” katanya.

Baca Juga: Gus Fawait Larang Kantong Plastik, Jember Tekan Sampah dan Harga Plastik

Menurutnya, kebiasaan memilah sampah harus diajarkan sejak lingkungan sekolah hingga keluarga siswa.

“Ajari siswa Panjenengan, sampaikan kepada wali murid Panjenengan, Bu tolong dipisah, kalau dipisah punya nilai ekonomis,” ucapnya.

Dia mencontohkan, sampah anorganik yang dikelola dengan baik bahkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Kalau nanti kerja sama dengan Pegadaian bisa dapat tabungan emas dari (pengelolaan) sampah non organik,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Jember saat ini juga telah menerbitkan surat edaran yang mendorong masyarakat dan pelaku usaha mulai mengelola sampah secara mandiri sebagai langkah menghadapi ancaman krisis sampah yang kian nyata. (adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer : M. Imron Fauzi

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniJemberKabupaten Jember hari iniKrisis pengelolaan sampah di JemberPengelolaan sampah di Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat Buka Peluang Anak Keluarga Miskin Raih Cita-Cita

by Mochamad Abdurrochim
12/07/2026 3:47 PM
0

LOMBOK BARAT, Tugujatim.id – Sekolah Rakyat hadir untuk memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem agar...

DPRD Kota Malang.

Fraksi DPRD Kota Malang Sampaikan Pandangan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Silpa Rp303 M Jadi Sorotan

by Dwi Linda
11/07/2026 3:17 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Seluruh fraksi-fraksi yang ada di DPRD Kota Malang telah menyampaikan pandangan umumnya soal Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025...

Pemkab Jember.

Pemkab Jember Perkuat Perhutanan Sosial Percepat Pengentasan Kemiskinan, Warga Sekitar Hutan Jadi Prioritas

by Dwi Linda
10/07/2026 4:23 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama Kementerian Kehutanan memperkuat pengembangan perhutanan sosial. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Master...

Sekolah Rakyat.

Percepatan Sekolah Rakyat Digenjot, Wamensos: Daerah Diminta Perkuat Kolaborasi

by Dwi Linda
10/07/2026 1:24 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono meminta pemerintah daerah memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat...

Next Post
Jatim

Jatim Siaga: Langit Cerah Menipu, Hujan Sedang Siap Guyur Wilayah Selatan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID