Hadapi Dunia Digital, Pondok Inspirasi Hadirkan Perwakilan Gojek

Hadapi Dunia Digital, Pondok Inspirasi Hadirkan Perwakilan Gojek

  • Bagikan
Beberapa pembicara yang hadir dalam acara webinar series yang diselenggarakan oleh Pondok Inspirasi/tugu jatim
Beberapa pembicara yang hadir dalam acara webinar series yang diselenggarakan oleh Pondok Inspirasi. (Foto: Dokumen)

Tugujatim.id – Pertumbuhan dunia digital yang semakin pesat memerlukan perhatian yang serius agar bangsa ini dapat menghadapinya dengan baik. Digitalisasi tidak bisa ditolak saat ini, namun sayangnya sumber daya manusia yang mampu menguasai dunia baru ini cukup terbatas.

Untuk itulah Pondok Inspirasi menggelar webinar series dalam rangka menciptakan kesadaran untuk menyiapkan diri menghadapi dunia baru ini. Acara bertema “Pendidikan dan Dunia Kerja” tersebut digelar pada Sabtu (07/08/2021) dengan menghadirkan narasumber dari berbagai bidang.

Beberapa narasumber itu di antaranya Tanti Mantily Dewi, Talent Acquisition PT. Paragon and Innovation, Salman Subakat, CEO PT Paragon and Innovation, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T, Guru Besar dalam bidang Mekanika Komputasional ITB, dan Leo Wibisono Arifin selaku Head of Indonesia Regions Strategy Gojek.

Dalam kesempatan itu, Leo Wibisono menyampaikan peluang dan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia berkaitan dengan sumber daya manusia saat ini hingga lima tahun mendatang. Seiring perkembangan zaman yang semakin pesat banyak pekerjaan yang sudah tidak relevan.

Sementara jenis pekerjaan baru terutama di bidang digital lebih banyak. Fenomena ini biasa disebut “net-job gains”. Peluang tersebut tidak dapat termanfaatkan dengan maksimal karena belum banyak yang menguasai skill yang dibutuhkan pekerjaan jenis baru tersebut.

Leo juga menyebutkan ada dua cara untuk menghadapi tantangan tersebut. Pertama, dengan cara memberikan akses kepada mahasiswa untuk dapat berkecimpung langsung seperti melalui program magang.

Kedua, dibutuhkan juga program reskliing (kemampuan baru) dan upskilling (peningkatan kemampuan) agar mahasiswa memiliki keahlian sesuai dengan kualifikasi yang ada. Sebelum melakukan pelatihan kemampuan baru  maupun peningkatan kemampuan, menurut Leo penting untuk memiliki mindset atau pola pikir yang tepat.

“Saya mempercayai framework dapat merubah mindset atau pola pikir baru untuk mendapatkan skill. Karena skill bisa jadi berkembang lebih cepat daripada kemampuan kita memahami. Oleh karena itu, penting memiliki mindset yang benar sehingga kita bisa set it up dengan perkembangan skill yang sangat cepat,” tuturnya dalam acara yang dihadiri 862 peserta via zoom dan live YouTube ini,

Sekedar diketahui, Pondok Inspirasi adalah wadah belajar keterampilan menulis ilmiah dan kepemimpinan untuk pemuda. Berdiri sejak 2013, komunitas ini telah meluluskan member yang berprestasi.

Baik di kancah nasional maupun internasional, seperti peraih medali di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional, tiga medali emas di ajang internasional Malaysia Technology Expo 2021, dan MISIIT Archimedes Russian 2021. Selain itu, juga terpilih sebagai komunitas yang mendapat dukungan coaching inovasi dari PT Paragon Technology and Innovation.

  • Bagikan