• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Harga cabai rawit. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Harga cabai rawit di Kota Pasuruan kembali naik. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Harga Cabai Rawit di Pasuruan Naik hingga Rp 92 Ribu Per Kilo

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Harga cabai rawit di Kota Pasuruan terus melesat naik menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Para pedagang pasar mengeluhkan harga yang naik hingga Rp 92 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang Pasar Kebonagung bernama Islamiyah mengungkapkan, sampai hari ini (14/12/2021) harga cabai rawit kembali naik hingga Rp 22 ribu. Sebelumnya harganya berkisar pada angka Rp 70 ribu. Namun karena stok cabai rawit mengalami kelangkaan, harganya kembali melejit.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

“Harga cabai rawit sampai hari ini naik hingga Rp 92 ribu. Padahal, minggu kemarin masih Rp 70 ribu, ” ujarnya.

Selain kenaikan harga cabai rawit, para pedagang juga mengeluhkan kenaikan harga telur dan bawang merah.

“Ini telur juga naik jadi Rp 24 ribu, kalau bawang merah Rp 20 ribu, ” imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan Sugianto menyatakan, kenaikan harga cabai rawit disebabkan karena pengaruh tingginya curah hujan. Akibatnya, stok cabai rawit berkurang karena gagal panen. Jadi, distribusi cabai rawit pun jadi terganggu.

“Kelangkaan cabai karena keterbatasan pendistribusian karena musim hujan sehingga harga naik drastis,” ungkapnya.

Sugianto mengungkapkan, setiap jelang pergantian tahun harga beberapa komoditas pertanian cenderung naik. Karena untuk menjaga kestabilan harga, para pedagang akan menyiasati dengan mengambil stok cabai rawit dari beberapa di pasar induk lain.

“Kalau jelang Nataru biasanya ada kenaikan harga sembako karena permintaan meningkat, sementara jumlah barang terbatas. Kalau tidak hujan biasanya pendistribusian lancar, tapi kalau kondisi hujan, pedagang biasanya ambil stok sembako pasar induk daerah lain dengan harga yang beda,” ujarnya.

Tags: Berita cabai terkiniBerita harga cabaiCabai mahalharga cabaiharga cabai rawitKota PasuruanPasuruan hari iniPedagang cabai
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Kondisi pabrik areang di Pekoren, Rembang, kini izinya terancam dicabut.

Tak Sesuai Peruntukan, Izin Pabrik Arang di Rembang Kabupaten Pasuruan Terancam Dicabut

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID