Harga Ikan di Tuban Melonjak Jelang Tahun Baru, Omzet Pedagang Ikut Naik 40 Persen - Tugujatim.id

Harga Ikan di Tuban Melonjak Jelang Tahun Baru, Omzet Pedagang Ikut Naik 40 Persen

  • Bagikan
Harga ikan. (Foto: Ziki for Tugu Jatim)
Anna, salah satu pedagang ikan laut di Pasar Baru Tuban, saat menjual ikan laut dagangannya menjelang tahun baru. (Foto: Ziki for Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Jelang perayaan tahun baru, harga ikan laut di pasar tradisional Kabupaten Tuban mulai merangkak naik. Berdasarkan pantauan Tugu Jatim di Pasar Baru Tuban, harga seluruh jenis ikan hasil laut mulai merangkak naik antara Rp 4.000-Rp 5.000 per kilogram. Di antaranya, togek, kakap, cumi-cumi, rajungan, serta udang.

Dua jenis ikan yang paling laris diburu untuk masyarakat untuk acara bakar-bakar, yaitu togek dan kakap misalnya. Ikan togek kini naik menjadi Rp 35.000 per kilo. Lalu kakap yang sebelumnya hanya Rp 40.000, kini dijual seharga Rp 45.000 per kilo. Sedangkan harga ikan kuningan dan ikan bagas masing-masing naik menjadi Rp 24.000 dan Rp 28.000 per kilo.

“Harga ikan naik semua sekitar Rp 5 ribu. Yang paling banyak dicari kakap dan togek buat acara bakar-bakaran. Kakap sekarang Rp 45 ribu, togek Rp 35 ribu, bergantung ukurannya,” ungkap Purwanti, salah satu pedagang ikan laut di Pasar Baru Tuban.

Harga ikan. (Foto: Ziki for Tugu Jatim)
Sejumlah ikan laut hasil nelayan Tuban yang harganya mulai merangkak naik. (Foto: Ziki for Tugu Jatim)

Harga lain yang mengalami kenaikan juga pada cumi-cumi panjang kini dijual Rp 60.000 per kilo, cumi-cumi kecil Rp 35.000 per kilo, cumi-cumi besar berada di harga Rp 55.000 per kilo. Lalu udang naik menjadi Rp 70.000 per kilo. Sementara rajungan yang sedang tidak musim telah menembus harga Rp 120.000 per kilo.

Meski begitu, omzet penjualan para pedagang sebaliknya mengalami peningkatan sekitar 40 persen. Jika biasanya pedagang hanya mampu menjual sebanyak 60 kilogram ikan per hari. Kini di momentum menjelang tahun baru seperti ini bisa mencapai satu kuintal mampu dijual.

“Kenaikan Desember ini. Sehari bisa satu kuintal, kalau sepi ya 60 kilogram,” ujar Anna, pedagang ikan lainnya.

Selain pengaruh perayaan tahun baru, melambungnya harga komoditas daging dan telur diduga menjadi pemicu bagi sebagian warga memilih beralih mengonsumsi ikan laut segar untuk pengganti asupan protein. Akibatnya, terjadi lonjakan permintaan ikan laut segar untuk dikonsumsi.

“Mungkin saja, karena harga telur yang naik terus. Jadi masyarakat pilih lauk pauk ikan untuk penggantinya,” ujar Anna.

  • Bagikan