MOJOKERTO, Tugujatim.id – Hari ini tepat 30 tahun salah satu tokoh nasional berpulang. Tokoh tersebut adalah Mahbub Djunaidi. Sosok kelahiran tahun 1933 ini dikenal sebagai tokoh pers serta sastrawan besar Indonesia. Menariknya, Mahbub adalah mantan aktivis HMI sekaligus ketua Umum PMII pertama.
Tidak hanya dikenal sebagai jurnalis maupun sastrawan. Mahbub Djunaidi juga dikenal sebagai organisatoris, agamawan, kolumnis, politisi, serta predikat lain yang tidak kalah banyak.
Baca Juga: PMII Sidoarjo Desak DPRD Sidoarjo Usut Dugaan Pungutan Liar di Sekolah
Minat organisasi Mahbub sudah muncul kala dia masih muda. Mahbub muda pernah menjadi ketua Ikatan Pemuda Pelajar Indonesia (IPPI) dan anggota Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama. Karir organisasi Mahbub yang moncer mengantarkan dia menjadi ketua Umum PMII yang pertama. Mahbub juga pernah pula menjadi sosok penting pengembangan GP Ansor pada masanya.
Karir menulis Mahbub Djunaidi berawal 1958 pada harian Duta Masyarakat. Tidak lama kemudian, berkat kepiawaian tulis-menulis, Mahbub menjadi direktur Harian Duta Masyarakat pada 1960-1970.
Jasa Mahbub di Bidang Jurnalistik
Pengaruh Mahbub semakin besar terhadap dunia jurnalistik. Pada 1965-1970, Mahbub menjadi ketua umum PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) pusat dengan Jacob Oetama sebagai sekretaris. Mahbub lalu didapuk menjadi Dewan Kehormatan PWI hingga 1978. Tidak hanya itu, sejak 1970 Mahbub menjadi kolumnis Harian Kompas dan Majalah Tempo.
Laman Badan Bahasa Kemdikbud RI menulis beragam karya Mahbub pada bidang sastra. Saat masih SMP pada 1948, karya Mahbub sudah dimuat majalah anak-anak Sahabat terbitan Balai Pustaka. Sementara saat masa SMA, syair Mahbub dimuat majalah Pemuda Masyarakat dan Siasat asuhan Rosihan Anwar.
Lalu pada 1954 Mahbub menulis novel berjudul Angin Musim lalu dia menulis sajak dan cerita pendek hingga tahun 1958. Cerita pendek Mahbub dimuat berbagai majalah, di antaranya Kalau Sore-Sore dalam Merdeka tahun 1955, Lahirnya Seorang Petani dalam Siasat tahun 1955, Manisku Mau ke Mana? dalam Forum tahun 1955, Tamu dari Timur dalam Prosa tahun 1955, Mati dalam Senyum dalam Star Weekly 1956 serta karya-karya lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








