Hujan Deras dan Angin Kencang, 9 Kios Pedagang di Kediri Hancur Tertimpa Pohon - Tugujatim.id

Hujan Deras dan Angin Kencang, 9 Kios Pedagang di Kediri Hancur Tertimpa Pohon

  • Bagikan
Angin kencang. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)
Anis, pedagang sayur di Pasar Sambi Kediri ini menunjukkan tempat saat dia terjebak di reruntuhan kiosnya. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)

KEDIRI,Tugujatim.id – Hujan deras dan angin kencang melanda Kabupaten Kediri. Akibatnya, Anis, 30, pedagang sayur di Pasar Sambi, Kecamatan Ringinrejo, ini terdampak karena dia pasrah kiosnya hancur tertimpa pohon beringin dan terjebak di dalamnya akibat bencana itu. Saat ini dia masih berusaha menyelamatkan barang-barang jualannya.

“Semua masih di dalam, kira-kira ada 5 karung ubi,” ungkapnya sambil menunjukkan kiosnya yang hancur pada Sabtu (01/01/2022).

Dia mengatakan, kejadian itu bermula pada Jumat (31/12/2021), pukul 13.00 WIB, hujan deras disertai angin kencang membuat pohon beringin ambruk dan menimpa 9 kios pedagang. Saat itu Anis dan 3 pedagang masih berada di dalam kios.

Beruntung dia dan temannya bisa menyelamatkan diri. Namun, salah satu temannya mengalami bengkak di kepala akibat tertimpa balok kayu dari kios.

Angin kencang. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)
Kios pedagang di Kediri ini tampak hancur tertimpa pohon tumbang. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)

“Waktu itu saya sudah tertimpa sengnya kios. Tapi tidak tahu kalau ternyata pohonnya juga tumbang, saya diteriaki dan langsung ditarik teman saya, untung semua bisa keluar,” ceritanya.

Hingga Sabtu pagi (01/01/2022), pohon tersebut masih menimpa kiosnya. Diketahui, pohon beringin yang memiliki diameter 4 meter dan tinggi 12 meter tersebut sudah berusia lebih dari 70 tahun dan akarnya sudah tidak mampu menahan.

Sementara itu, Hariono, 41, warga Susuhbango sekaligus pedagang sayur yang kiosnya juga tertimpa pohon mengaku pasrah dan berusaha menyelamatkan barang yang masih bagus.

“Ya, tidak apa-apa gimana lagi wong namanya musibah. Tapi, ya alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

  • Bagikan