• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Hutan Pinus Semeru

Hutan Pinus Semeru di Malang. (Foto: RAP)

Hutan Pinus Semeru, Surga Tersembunyi Sang Pemburu Sunyi

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in Wisata, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG – Kabupaten Malang memang tidak habis-habisnya memiliki objek wisata alam tersembunyi. Salah satunya adalah Hutan Pinus Semeru di Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Hutan Pinus Semeru (HPS) adalah alternatif destinasi wisata di Malang. Khusunya bagi orang-orang yang bosan dengan wisata pantai atau wisata buatan di Malang. Terutama bagi orang-orang yang sudah penat dengan problematika perkotaan.

You might also like

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

18/07/2026 6:15 PM
Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

18/07/2026 5:00 PM

Terletak di ujung Kecamatan Wajak, hutan ini begitu rindang dan sejuk. Lokasinya yang terpencil membuat hutan lereng Gunung Semeru ini begitu sunyi dan cocok untuk membaca dan menenangkan diri.

Hutan Pinus Semeru atau HPS merupakan salah satu destinasi wisata di Malang
Hutan Pinus Semeru atau HPS merupakan salah satu destinasi wisata di Malang. (Foto: RAP)

Baca Juga: Prekuel Game of Thrones Akan Rilis Tahun 2022, Fokus ke Cerita Keluarga Targaryen

Melihat hamparan pohon pinus dan aneka binatang hutan membuat mata kita seolah-olah dimanjakan.

Ketua pengelola Wisata HPS, Fathurrozi Zainul Ansori menceritakan jika wisata ini pertama kali dicetuskan oleh pemuda desa bernama mahasiswa KKN dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada 2017.

“Hutan Pinus Semeru ini awalnya ya iseng-iseng anak muda, dan waktu itu dibantu anak KKN dari UMM waktu itu,” terangnya saat ditemui Tugumalang.id, partner Tugu Jatim, Jumat (23/10/2020).

Zainul mengatakan jika waktu itu para mahasiswa KKN ini kebingungan mencari program untuk desa. “Anak-anak KKN ini bingung mau buat program apa di desa ini, jadi saya ajak kemari buat melihat lokasi ini,” ungkapnya.

Sebelum dijadikan objek wisata, sebenarnya lokasi hutan pinus ini sudah terkenal di kalangan pendaki gunung. “Tapi sebenarnya dari dulu lokasi ini sering dijadikan lokasi camping dan dikatakan memiliki potensi wisata yang bagus. Dan kebetulan ada penyandang dananya itu anak KKN,” ujarnya.

Hutan Pinus Semeru HPS Malang
Hutan Pinus Semeru di Wajak, Malang. (Foto: RAP)

Baca Juga: Gambar Kucing Raksasa Berusia 2.000 Tahun Ditemukan di Gurun Pasir Nazca, Peru

“Akhirnya kita beli payung dan nyewa hammock, lalu kita gantung payung sama hammock dan kita share di media sosial. Kok akhirnya banyak penggemar jadi terus dikembangkan,” sambungnya.

Pemuda Desa Sumberputih ini mengaku dampak positif pembuka HPS ini terhadap perekonomian masyarakat sekitar. “Masyarakat sendiri merasakan dampak positif adanya HPS, karena pengunjung yang turun dari HPS itu biasanya cari oleh-oleh. Dan di sini banyak yang jual bunga, itu pasti laku,” bebernya.

Kepada Tugumalang.id, partner Tugu Jatim, Zainul mengungkapkan jika HPS ini berbatasan langsung dengan wilayah TNBT. “Ini memang berada di lereng Semeru, berbatasan langsung dengan TNBTS,” paparnya.

Dan pohon-pohon pinus ini sudah ditanam sejak tahun 2000-an oleh Perhutani. “Pohon-pohon pinus ini sendiri mulai ditanam mulai tahun 2000-an, dan HPS ini dibuka pertama kali pada tahun 2017 awal,” tuturnya.

Lebih lanjut, Zainul menceritakan pengalaman uniknya berurusan dengan Perhutani karena ada miss komunikasi. “Dulu kita awalnya gak ngerti prosedur, jadi kita waktu itu ditegur sama Menterinya Perhutani karena tidak ada konfirmasi terlebih dahulu,” kenangnya.

Baca Juga: Hobi Menyaksikan Video Binatang Lucu dan Imut Baik untuk Kesehatan, Studi Membuktikan

Untungnya teguran tersebut justru berubah menjadi ikatan kerjasama hingga saat ini. “Akhirnya saya konfirmasi sampai ke KPH Malang untuk mengajukan surat kerjasama dengan Perhutani. Jadi, sampai sekarang pun kerjasama masih berjalan,” pungkasnya. (rap/gg)

Tags: Destinasi Wisatadestinasi wisata di MalangGunung SemeruHutan Pinus SemeruMalang
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Lapor Cak Eri.

Lapor Cak Eri Terima 9.217 Aduan Warga, Masalah Parkir Jadi Keluhan Terbanyak

by Dwi Linda
18/07/2026 2:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sejak diluncurkan pada pada 11 Mei 2026 lalu, antusiasme warga yang memanfaatkan hotline “Lapor Cak Eri” semakin...

Next Post
Poster Pinokio Jokowi atau Jokowi berhidung mancung dibawa demonstran tolak Omnibus Law(Foto: AZM)

Poster 'Pinokio' Jokowi Sempat Bikin Ricuh Demo Tolak Omnibus Law Jilid 3 di Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID