Imbas Promosi Minuman di Medsos Pakai Nama "Muhammad dan Maria", Holywings Surabaya Ditutup Sementara - Tugujatim.id

Imbas Promosi Minuman di Medsos Pakai Nama “Muhammad dan Maria”, Holywings Surabaya Ditutup Sementara

  • Bagikan
Holywings Surabaya. (Foto: Ansor Surabaya/Tugu Jatim)
Ketua Ansor Kota Surabaya Afif ketika memberikan keterangan pers setelah proses mediasi dengan Holywings pada Sabtu malam (25/06/2022). (Foto: Ansor Surabaya)

SURABAYA, Tugujatim.id – Promosi berbau SARA di media sosial (medsos) yang membawa-bawa nama “Muhammad” dan “Maria”, ternyata membuat Holywings Surabaya tersandung kasus. Bahkan, Ketua GP Ansor Surabaya Afif menuntut dilakukan penutupan sementara. Hal ini disampaikan saat mediasi di Polrestabes Surabaya, Sabtu malam (25/06/2022).

Untuk diketahui, Holywings merupakan brand bisnis yang terdiri dari beragam sektor usaha makanan dan minuman. Holywings ini miliki bisnis bar, club, dan restoran. Awalnya kasus ini mencuat karena ada postingan akun Instagram ofisial Holywings yang membawa-bawa nama “Muhammad” dan “Maria” untuk sebuah promosi.

“Dicari yang punya nama Muhammad & Maria. Kita kasih Cordon’s Dry Gin atau Cordon’s Pink,” itulah bunyi promosi tersebut yang diunggah Instagram @holywingsindonesia & @holywingsbar pada Rabu (22/06/2022).

Karena menuai kontroversi karena dianggap promosi yang mengandung SARA, Holywings Surabaya menghapusnya. Hingga akhirnya kasus ini diketahui pengurus Ansor Surabaya.

Karena itu, pengurus Ansor Surabaya dan perwakilan manajer Holywings melakukan mediasi bersama Polrestabes Surabaya yang berlangsung selama 3,5 jam. Dalam mediasi tersebut, pihak Holywings Surabaya setuju untuk menutup sementara outletnya hingga situasi aman.

“Selain menutup outlet, kami juga meminta pihak Holywings untuk meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat serta meminta maaf untuk tidak mengulangi membuat kegaduhan,” tegas Ketua Ansor Surabaya Afif.

Dia menyebutkan, jika pihak Holywings Surabaya melanggar nota perjanjian yang sudah disepakati, akan langsung menyurati secara resmi kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

“Jika nantinya pihak Holywings melanggar nota perjanjian kesepakatan yang sudah dimediasi di Polrestabes, kami siap menyurati Pak Wali Kota untuk meminta mencabut izin operasionalnya agar tutup selamanya,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Holywings Surabaya Taufiq meminta maaf kepada masyarakat disaksikan oleh aparat Kepolisian Polrestabes Surabaya dan pengurus Ansor Kota Surabaya.

“Saya mewakili manajer Holywings meminta maaf atas kegaduhan yang sudah kami buat. Kami berjanji tidak akan mengulangi kesalahan ini dan membuat kegaduhan,” tutupnya.

 

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan