• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kepala Desa Kebontunggul (bertopi dan berbaju putih) ikut memasang wahana flying fox. Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim

Kepala Desa Kebontunggul (bertopi dan berbaju putih) ikut memasang wahana flying fox. Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim

Impian Kades Kebontunggul Mojokerto, Ubah Desa Tertinggal Jadi Desa Mandiri

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Sosoknya tegas namun santai. Gaya bicaranya luwes namun terarah. Namun siapa sangka ia berhasil merubah desanya dari desa tertinggal menjadi desa mandiri.

Kepala Desa (Kades) Kebontunggul, Siandi mengelola desanya dari tertinggal menjadi mandiri. Ia melihat ada potensi di desanya. Maka, butuh ide nyata agar harapan menjadi desa mandiri bisa terwujud.

You might also like

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

06/07/2026 5:13 PM
Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

26/06/2026 10:54 PM

“Semua harus dimulai karena gila. Gila maksudnya bila ada ide, langsung aksi. Selama ide itu bukan ide untuk keburukan,” kata Siandi.

Alumni Universitas Sunan Giri itu berkisah bahwa butuh perjuangan yang tidak sedikit. Awalnya, banyak warga menolak ide tentang desa wisata. Banyak warga menganggap ide itu hal yang mustahil.

“Saya belain merogoh kocek pribadi. Sudah ratusan juta kalau dihitung. Semua ya demi ide gila saya tadi,” uja Siandi.

Setelah melewati beberapa tahun, ide Siandi mulai dilaksanakan. Ia dan segenap perangkat desa mulai mencicil impian membangun desa wisata pada 2017 dengan dana desa sebesar Rp250 juta. Dana tersebut diwujudkan untuk membangun infrastruktur empat gazebo, kolam renang, dua pos keamanan, dan empat kios.

Pada 2017, Siandi mengakui bahwa tahap awal pembangunan menjadi tahapan paling berat. Dengan dana yang tersedia, ia masih kuatir bila progres pembangunan tersendat dan tidak selesai.

Pelan namun pasti, tiap tahun progres pembangunan Desa Wisata Kebontunggul menemui titik terang. Banyak warga akhirnya mendukung. Peran BUMDes juga lebih dioptimalkan dalam membantu progres pembangunan desa wisata.

“Alhamdulillah pada tahun 2019 kami mendapat reward Rp2,2 M dari Pemda Mojokerto dan dikawal TNI berupa program TMMD yaitu TNI Manunggal Membangun Desa,” kata Siandi.

Kin, beberapa perguruan tinggi digandeng untuk kerja sama dengan Desa Kebontunggul. Kampus ITS, Unesa, dan Ubaya tercatat berupa pendampingan melalui lembaga pengabdian masyarakat masing-masing.

“Meski kami sudah berstatus desa mandiri, kami tetap ingin terus berusaha memberi manfaat kepada desa lain. Kami terbuka untuk saling belajar bersama memajukan desa,” tutup alumni STIE Indonesia Malang itu.

Tags: Desa kebontungguldesa kebontunggul MojokertoMojokerto
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

by Dwi Linda
06/07/2026 5:13 PM
0

LUMAJANG, Tugujatim.id – Di balik meroketnya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Lumajang selama libur Lebaran 2026, ada satu...

Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

by Mochamad Abdurrochim
26/06/2026 10:54 PM
0

"Sedih rasanya melihat teman-teman lain berseragam. Tapi saya harus sabar, menepi dulu demi bantu orang tua. Saya jualan es teh....

Sekolah Rakyat.

Menolak Padam, Asa Baru Silvia dan “The Invisible People” dari Bangku Sekolah Rakyat

by Dwi Linda
26/06/2026 5:47 PM
0

"Ada banyak pahlawan dalam kamus hidup Silvia Putri Cahyani, pelajar 14 tahun di Kota Batu, Jawa Timur. Paman dan bibinya,...

Bupati Sidoarjo.

Terharu! Bocah Usia 7 Tahun Luka Bakar 46 Persen, Bupati Sidoarjo Subandi Siapkan Pengobatan hingga Pekerjaan untuk sang Ayah

by Dwi Linda
16/06/2026 9:24 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk Izzan, 7, bocah yang mengalami luka bakar hingga 46 persen dan kini...

Next Post
Masuk Tahun Kelinci Air, Warga Tionghoa Sembahyang di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban

Masuk Tahun Kelinci Air, Warga Tionghoa Sembahyang di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID