Indeks Reformasi Birokrasi Meningkat, Wali Kota Kediri Raih Penghargaan pada SAKIP dan RB Award 2021

Indeks Reformasi Birokrasi Meningkat, Wali Kota Kediri Raih Penghargaan pada SAKIP dan RB Award 2021

  • Bagikan
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, saat menerima penghargaan pada SAKIP dan RB Award 2021.
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, saat menerima penghargaan pada SAKIP dan RB Award 2021. (Foto: Dokumen)

KEDIRI, Tugujatim.id – Pemerintah Kota Kediri berhasil meningkatkan pelaksanaan reformasi birokrasi. Nilai indeks reformasi birokrasi Kota Kediri pada tahun 2021 adalah 60,37 atau predikat B. Sedangkan pada tahun 2020 dengan nilai 58,11 atau predikat CC.

Atas raihan tersebut, Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, menerima penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB). Penghargaan diterima oleh Wali Kota Kediri dalam acara SAKIP dan RB Award 2021, Selasa (5/4) bertempat di Jakarta.

Tak hanya itu, Kota Kediri juga kembali meraih predikat BB atau sangat baik dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP) tahun 2021. Nilai SAKIP Kota Kediri dari tahun ke tahun juga terus meningkat.

Pada tahun 2019 mendapat predikat BB dengan nilai 70,75, tahun 2020 kembali mendapat predikat BB dengan nilai 71,70, dan pada tahun 2021 mendapat predikat BB dengan nilai 73,12.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, mengungkapkan capaian ini diraih karena Pemerintah Kota Kediri terus melakukan perbaikan dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian PAN-RB. Seperti untuk meningkatkan indeks reformasi birokrasi, Pemerintah Kota Kediri melakukan beberapa perbaikan.

Seperti meningkatkan penerapan e-Government di lingkungan Pemkot Kediri dengan menyusun grand design pengembangan SPBE serta pengintegrasian sistem aplikasi baik dalam manajemen internal maupun pelayanan kepada masyarakat. Serta meningkatkan zona integritas pada seluruh unit kerja yang strategis.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, menunjukkan piagam penghargaan yang diterimanya. (Foto: Dokumen)

“Seperti beberapa waktu lalu saya menandatangani komitmen bersama Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Ini wujud komitmen untuk mewujudkan reformasi birokrasi untuk melayani masyarakat dengan lebih baik lagi,” ujarnya.

Sementara untuk SAKIP, evaluasi yang dilakukan ini bertujuan untuk menilai tingkat akuntabilitas atau pertanggungjawaban atas outcome terhadap penggunaan anggaran. Penghargaan ini menunjukkan kinerja Pemerintah Kota Kediri dalam menjalankan program kegiatan.

Apabila kinerja pemerintah akuntabel dan transparan maka menghasilkan outcome yang baik untuk masyarakat. Pemerintah Kota Kediri selalu berupaya memperbaiki kinerja sehingga targetnya sesuai sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Ke depan SAKIP juga harus terus ditingkatkan. Targetnya SAKIP kita bisa mendapat predikat A,” ungkapnya.

Wali Kota Kediri menambahkan semua capaian ini menjadi motivasi dan semangat bagi Pemerintah Kota Kediri untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Apa yang dilakukan Pemerintah Kota Kediri harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Terima kasih atas kerja keras semua OPD sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat. Kita harus terus meningkatkan kinerja untuk mencapai apa yang menjadi target,” ujarnya. (*)

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan