Ini Wasiat Hj Lily Wahid sebelum Wafat kepada Gubernur Khofifah - Tugujatim.id

Ini Wasiat Hj Lily Wahid sebelum Wafat kepada Gubernur Khofifah

  • Bagikan
Khofifah. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (dua dari kanan) saat mengantarkan jenazah Hj Lily Chodijah Wahid pada Selasa (10/05/2022). (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)

JOMBANG, Tugujatim.id – Pesan (wasiat) Nyai Hj Lily Chodijah Wahid masih terkenang di mata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Sebelum Hj Lily Wahid, adik kandung Gus Dur, itu berpulang ke Rahmatullah, dia selalu berdiskusi tentang penguatan generasi bangsa. Yaitu, penguatan tentang matematika.

Kenangan almarhum itu disampaikan Khofifah saat mengantarkan jenazah cucu KH Hasyim Asy’ari itu pada Selasa (10/05/2022). Khofifah mengatakan, pada 19 April 2022, Hj Lily Wahid sempat dawuh di WA kepadanya. Dia juga berencana bersama-sama akan berziarah dan silaturahmi ke Ponpes Tebuireng Jombang pada 29 April 2022.

Khofifah. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)
Khofifah Indar Parawansa bersama pelayat lainnya berdoa di pemakaman Hj Lily Chodijah Wahid pada Selasa (10/05/2022). (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)

“Ternyata tanggal 24 April, Ning Fifi, putrinya beliau, menyampaikan bahwa Bu Nyai Lily Wahid sedang diobservasi. Saat itu saya bersama duafa dan anak yatim di Ponorogo. Saya bersama-sama mereka di bulan puasa, yang sedang berpuasa meminta doa kepada semua yang hadir, ” ungkapnya.

Khofifah mengungkapkan, Hj Lily selalu berpesan ada hal yang harus dilakukan untuk penguatan pada anak-anak di Indonesia. Yaitu pada pengetahuan tentang matematika. Dia menyebutkan, digitalisasi sistem seberapa banyak memproduksi kemungkinan kreativitas berfikir.

Khofifah. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)
Khofifah Indar Parawansa berpamitan usai menghadiri acara pemakaman Hj Lily Chodijah Wahid di Ponpes Tebuireng Jombang, Selasa (10/05/2022). (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)

“Ahli coding yang dibutuhkan hari ini dan beliau dalam usia seperti saat ini, beliau memikirkan masa depan bangsa melalui anak-anak yang negara-negara maju selalu sainsnya tinggi. Sains technology engineering mathematics, sesuatu yang mungkin tidak dibayangkan orang,” jelasnya.

Mengenang pemikiran almarhum, Gubernur Jatim memberikan hadiah Fatihah kepada beliau. Khafifah yang selalu bersama di PP Muslimat Nahdatul Ulama akan meneruskan perjuangannya.

“Kami bersambung pikiran, kami bersambung perjuangan, Beliau sampai dengan akhir masa hayatnya masih bersama-sama berjuang melalui PP Muslimat Nahdatul Ulama,” pungkasnya.

 

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan