JEMBER, Tugujatim.id – Upaya menciptakan perubahan di bidang peternakan yang berkelanjutan, mahasiswa Universitas Jember (Unej) menciptakan inovasi teknologi Biopond Machine Black Soldier Fly Maggot Separator (Biomastor).
Nantinya, teknologi tersebut berfungsi untuk mengintegrasikan peternakan ayam dengan maggot. Ketua Tim Program Kreatif Mahasiswa Penerapan Iptek (PKM-PI) Billah Noer Amien mengungkap, dalam proses perancangan Biomastor terdiri dari tiga tingkatan.
Tingkat teratas berupa bioponda (wadah budi daya maggot). Wadah tersebut nantinya dapat dibuka ke arah bawah yang dapat membuat maggot berada pada tingkatan kedua, yaitu ayakan. Tingkatan kedua nanti berfungsi sebagai pemisah hasil penguraian maggot.
Baca Juga: Geger! Rumah Kosong di Tegal Besar Jember Dicurigai Jadi Lokasi Produksi Bahan Peledak
Sedangkan tingkatan ketiga adalah wadah untuk menampung residu penguraian maggot. Melalui tiga tingkatan itu, Billah Noer Amien menegaskan, peternakan dapat terintegrasi dengan pemanfaatan limbah dari kotoran ayam sebagai pakan maggot Black Soldier Fly (BSF).
“Maggot BSF akan mengurai limbah kotoran ayam sehingga menghasilkan residu yang disebut dengan kasgot. Sedangkan maggot akan tumbuh dewasa dan jadi maggot segar,” ujar Billah Noer Amien pada Minggu (14/07/2024).
Selain mengintegrasikan dua peternakan, Billah Noer Amien menjelaskan, teknologi yang dibuat bersama keempat anggota timnya itu juga berhasil meningkatkan profit dari hasil budi daya yang didapat.
Mulai dari maggot segar dewasa, telur dan daging ayam, anakan maggot, hingga hasil maggot yang diuraikan, yang berupa kasgot.
“Maggot segar digunakan sebagai alternatif pakan unggas, dapat menggantikan konsentrat, sedangkan kasgot sebagai pupuk organik,” jelasnya.
Baca Juga: Full Daging, Ini Rekomendasi Podcast Untuk Upgrade Diri dan Nambah Wawasan
Terkait masa budi daya maggot, setidaknya membutuhkan waktu 14 hari dan satu kali masa panen. Dia mengungkap, sekali panen dapat menghasilkan setidaknya 20 kilogram kasgot.
Setidaknya, teknologi tersebut telah diterapkan pada mitra usaha pilihan. Pemilihan usaha dalam penerapan teknologi Biomastor harus berdasar pada usaha yang bergerak di bidang budi daya dua jenis peternakan sekaligus.
Karena itu, Billah Noer Amien berharap agar teknologi yang telah diciptakan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi peternak, khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Jember dan sekitarnya. Melalui teknologi itu, setidaknya telah mengadopsi prinsip Integrated Farming modern dan ramah lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








