Jadi Korban Tabrak Lari, Anggota Polres Tuban Alami Kecelakaan hingga Tewas di TKP - Tugujatim.id

Jadi Korban Tabrak Lari, Anggota Polres Tuban Alami Kecelakaan hingga Tewas di TKP

  • Bagikan
Korban tabrak lari. (Foto: Unit Laka Polres Tuban/Tugu Jatim)
Anggota Polres Tuban yang tewas setelah dievakuasi usai jadi korban tabrak lari di jalan ringroad pada Senin malam (27/12/2021). (Foto: Unit Laka Polres Tuban)

TUBAN, Tugujatim.id – Nasib nahas menimpa anggota Polres Tuban karena menjadi korban tabrak lari pada Senin malam (27/12/2021). Akibatnya, dia harus meregang nyawa usai terlibat kecelakaan dengan kendaraan truk yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya. Dialah Bripka Joko Supriyatno, 27, yang menjadi korban tabrak lari di Jalan KH Wahab Hasbullah (ringroad), tepatnya di Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Tuban.

Peristiwa maut itu terjadi sekira pukul 22.40 WIB. Saat itu kendaraan sepeda motor bernopol S 6995 AAL yang dikendarai anggota Polsek Merakurak ini melintas di jalan lingkar selatan dari arah barat ke timur. Selanjutnya tanpa diketahui, truk yang belum diketahui identitasnya itu berjalan searah di belakngnya. Dengan kecepatan tinggi, truk ini menghantam motor yang dikendarai anggota Polri tersebut dari belakang.

Seketika korban jatuh dan tubuhnya membentur aspal sekeras-kerasnya. Akibatnya, Bripka Joko Supriyatno tewas di lokasi kejadian dengan luka serius di tubuhnya. Sedangkan setelah mengalami kecelakaan, sopir truk meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).

“Kondisi jalan yang gelap serta saat itu masih diguyur hujan,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Tuban Ipda Eko Sulistyono kepada Tugu Jatim pada Selasa (28/12/2021).

Korban tabrak lari. (Foto: Unit Laka Polres Tuban/Tugu Jatim)
Unit Laka Satlantas Polres Tuban melakukan olah TKP anggota Polres Tuban yang jadi korban tabrak lari di Jalan KH Wahab Hasbullah (Ringroad) pada Senin malam (27/12/2021). (Foto: Unit Laka Polres Tuban)

Mengetahui kejadian tersebut, anggota Unit Laka Satlantas Polres Tuban segera menuju ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban tabrak lari itu dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian.

“Diduga sopir truk yang tidak diketahui identitasnya ini saat mengemudi tidak penuh konsentrasi ke arah depannya,“ tambahnya.

Setelah kecelakaan itu terjadi, korban tabrak lari ini dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah dr R. Koesma untuk divisum. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan ke keluarganya untuk proses pemakaman.

“Ditaksir kerugian materinya sekitar Rp 4 juta,” ujarnya.

  • Bagikan