TUBAN, Tugujatim.id – Empat jemaah haji Tuban yang meninggal dunia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci dipastikan akan menerima santunan asuransi. Masing-masing ahli waris akan mendapatkan asuransi sebesar satu kali biaya perjalanan ibadah haji (Bipih), yakni senilai Rp60.955.751 untuk embarkasi Surabaya 2025.
Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Tuban Moh. Ansori saat dikonfirmasi Tugujatim.id.
Baca Juga: Pemulangan Jemaah Haji Asal Tuban Bertahap Dimulai 2 Juli
“Jemaah yang wafat selama masa operasional haji akan mendapat asuransi dari pemerintah. Nilainya sebesar satu kali Bipih dan akan diberikan langsung kepada ahli waris,” jelas Ansori, Selasa (24/06/2025).
Ansori menambahkan, santunan kepada ahli waris dari jemaah haji Tuban yang meninggal tersebut menjadi bentuk perlindungan bagi jemaah yang berpulang saat menunaikan ibadah haji. Selain itu, juga meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Diketahui, empat jemaah haji Tuban yang wafat selama ibadah tahun ini adalah:
1. Sunhaji (90), jemaah lansia asal Kecamatan Grabagan.
2. H. Suwidodo (65), warga Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak.
3. Hj. Masfiah Masngoed (66), jemaah perempuan asal Dusun Krajan, Desa Binangun, Kecamatan Singgahan.
4. H. Ruslan Lodi (46), warga Desa Temaji, Kecamatan Jenu, kloter SUB 69.
Jadwal Kepulangan Jemaah Tuban
Untuk diketahui, jadwal kepulangan jemaah haji Tuban dimulai dari kloter 66 yang hanya terdiri dari 10 orang. Mereka akan tiba di Indonesia pada 2 Juli 2025, sekitar pukul 00.45 WIB.
Masih di hari yang sama, dua kloter besar yakni kloter 68 dan 69 masing-masing akan tiba pada pukul 14.20 WIB dan 15.30 WIB, dengan membawa 384 dan 375 jemaah.
Keesokanharinya, pada tanggal 3 Juli, kloter 70 dengan jumlah 376 jemaah dijadwalkan mendarat pukul 12.25 WIB. Sementara itu, pemulangan lanjutan dijadwalkan pada tanggal 6 Juli untuk kloter 80.
Meskipun hanya terdiri dari dua jemaah, mereka tetap mendapatkan pendampingan dari tim khusus dan dijadwalkan tiba pada pukul 03.35 WIB.
Untuk 7 Juli menjadi hari sibuk berikutnya dengan dua kloter yang kembali ke Tanah Air. Kloter 83 yang berisi empat orang akan mendarat lebih awal pukul 06.50 WIB, disusul kloter 86 yang membawa 107 jemaah dan akan tiba pada pukul 19.30 WIB.
Proses kepulangan akan ditutup oleh kloter 93 yang terdiri dari dua jemaah terakhir asal Tuban dengan jadwal kedatangan pada 10 Juli 2025 pukul 06.15 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








