• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jamaah haji tertua.

Kasmoro, kakek asal Dusun Pandansari, Desa Sumberejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, yang berusia 1 abad ini bisa berangkat haji berkat nabung sapi. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Kasmoro, Jamaah Haji Tertua di Kabupaten Pasuruan Usia 1 Abad, Nabung Sapi buat ke Tanah Suci

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Kasmoro, kakek asal Dusun Pandansari, Desa Sumberejo, Kecamatan Purwosari, ini menjadi jamaah haji tertua di Kabupaten Pasuruan. Kasmoro menginjak usia ke-100 tahun atau satu abad pada 2023 ini.

Walaupun sudah lanjut usia, Kasmoro, 100, tetap terlihat bugar saat wartawan Tugujatim.id mengunjungi rumahnya pada Senin (29/05/2023). Pria kelahiran 28 Februari 1923 ini seharusnya dijadwalkan akan berangkat haji ke Tanah Suci sejak 2020 lalu. Namun, keberangkatan hajinya harus ditunda selama tiga tahun. Selain pandemi Covid-19, keberangkatan kakek Kasmoro juga sempat tertunda akibat kebijakan pembatasan usia jamaah haji pada tahun lalu.

You might also like

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

06/07/2026 5:13 PM
Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

26/06/2026 10:54 PM

“Sudah tiga tahun tertunda, tapi kalau saya santai saja, ikut apa kata pemerintah saja,” ujar Kasmoro.

Untuk bisa menunaikan ibadah haji, kakek yang juga menjadi jamaah haji tertua di kampungnya ini rajin “nabung” sapi. Bertahun-tahun, Kasmoro beternak sapi di sela-sela kesibukannya sebagai petani.

Jamaah tertua Kabupaten Pasuruan.
Kasmoro yang menjaga kesehatannya untuk persiapan berangkat haji tahun ini. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Sapi-sapi tersebut dia besarkan sebagai tabungan bekal pergi ke Tanah Suci. Pada 2014, empat ekor sapi miliknya dijual untuk biaya mendaftar sebagai calon jamaah haji.

“Waktu itu empat sapi laku dijual Rp54 juta, langsung buat daftar dan bayar setoran awal,” ungkapnya.

Penantian panjang kakek Kasmoro selama sembilan tahun untuk bisa menginjakkan kaki ke Tanah Suci pun akhirnya terkabul. Kakek yang memiliki delapan anak, delapan cucu, dan lima cicit ini pun masuk daftar calon jamaah haji Kabupaten Pasuruan pada 2023.

Rencananya, Kasmoro akan berangkat bersama rombongan KBIH Malang pada Kamis (08/06/2023). Dia akan pergi didampingi Sinta Agustina, 30, cucu sekaligus anak angkatnya.

“Rasanya lega sekali, senang, sudah menunggu lama akhirnya bisa naik haji,” ungkapnya.

Jauh-jauh hari sebelum memenuhi panggilan haji ke Tanah Suci, kakek Kasmoro benar-benar mempersiapkan fisiknya. Dia selalu makan-makanan yang sehat, seperti memperbanyak sayuran dengan lauk hanya ikan asin yang rendah lemak.

Bahkan, dia rela berhenti merokok sejak mendaftarkan diri sebagai calon jamaah haji.

“Sejak 2014 berhenti merokok, mengikuti saran petugas kemenag. Supaya nantinya bisa kuat jalan-jalan di Makkah,” ujar jamaah haji tertua itu.

Tags: Berita Kabupaten Pasuruan hari iniJamaah asal Kabupaten PasuruanJamaah tertua di Kabupaten PasuruanKabupaten Pasuruan hari iniKisah jamaah tertua di Kabupaten Pasuruan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

by Dwi Linda
06/07/2026 5:13 PM
0

LUMAJANG, Tugujatim.id – Di balik meroketnya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Lumajang selama libur Lebaran 2026, ada satu...

Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

by Mochamad Abdurrochim
26/06/2026 10:54 PM
0

"Sedih rasanya melihat teman-teman lain berseragam. Tapi saya harus sabar, menepi dulu demi bantu orang tua. Saya jualan es teh....

Sekolah Rakyat.

Menolak Padam, Asa Baru Silvia dan “The Invisible People” dari Bangku Sekolah Rakyat

by Dwi Linda
26/06/2026 5:47 PM
0

"Ada banyak pahlawan dalam kamus hidup Silvia Putri Cahyani, pelajar 14 tahun di Kota Batu, Jawa Timur. Paman dan bibinya,...

Bupati Sidoarjo.

Terharu! Bocah Usia 7 Tahun Luka Bakar 46 Persen, Bupati Sidoarjo Subandi Siapkan Pengobatan hingga Pekerjaan untuk sang Ayah

by Dwi Linda
16/06/2026 9:24 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk Izzan, 7, bocah yang mengalami luka bakar hingga 46 persen dan kini...

Next Post
Pemilik toko miras.

2 Pemilik Toko Miras Resmi Tersangka, Kasus 7 Warga Meninggal Tragedi Pesta Miras di Bangil Pasuruan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID