• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kasus DBD.

Proses fogging di Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, pasca kejadian jatuhnya dua korban akibat DBD. (Foto: Dinkes Kota Batu)

Korban Kasus DBD Meninggal, Dua Desa di Kota Batu Berstatus Zona Merah

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, Jatim, menetapkan dua desa menjadi zona merah kasus demam berdarah dengue (DBD). Sebab, kasus DBD ini membuat korban meninggal dunia.

Koordinator Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penanganan Bencana Dinkes Kota Batu dr Susana Indahwati membeberkan dua desa ini yaitu Desa Punten di Kecamatan Bumiaji; dan Kelurahan Temas di Kecamatan Batu.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Dia mengatakan, munculnya kasus DBD di Kecamatan Bumiaji baru kali pertama. Tapi sekali terjangkit, dia mengatakan, dua orang dinyatakan meninggal. Salah satunya akibat dipicu penyakit komorbid.

Baca Juga: Review Smartphone Vivo V30 Terbaru 2024, Performa Kencang Dibekali Snapdragon 7 Gen 3 dan Tiga Kamera 50 MP

Tercatat, angka kasus DBD hingga 8 Maret 2024 sudah mencapai 84 kasus, 85 kasus DD, dan 7 kasus EDS. Kasus terbanyak di Kecamatan Batu, terutama di Kelurahan Temas dengan 18 DD, 26 DBD, dan 4 EDS.

Angka kasus dan hasil koordinasi dengan Kelurahan Temas, pihaknya memutuskan untuk menggelar fogging beberapa waktu lalu. Tapi, fogging akan kembali dilakukan usai analisis terbaru agar nyamuk tidak resisten.

”Yang jelas fogging ini tidak dilakukan secara rutin karena dapat mengakibatkan nyamuk menjadi resisten terhadap insektisida sehingga pengasapan yang dilakukan akhirnya sia-sia,” kata dia.

Fogging ini, Susan mengatakan, hanya memberantas nyamuk dewasa dan tidak mampu membunuh nyamuk yang masih berbentuk jentik atau larva. Karena itu, warga perlu mengimbangi dengan membersihkan sekitar lingkungan dari tempat penampungan air, baik buatan maupun alami.

”Misal punya pot tanaman terisi air, tempat minum burung, kucing, saluran air yang mampet, dan lain-lain yang berpotensi menjadi tumbuh jentik nyamuk,” kata Susan.

Dia berharap kewaspadaan ini ditingkatkan mengingat hingga saat ini belum ada obat atau vaksin yang spesifik untuk mengobati kasus DBD. Hal ini bisa dicegah jika pasien berobat dini. Pentingnya membawa pasien ke fasilitas kesehatan perlu ditingkatkan.

Baca Juga: Stylish! Review Laptop Asus X540Y dengan Chipset AMD: Prosesor Dual-Core Cocok untuk Pelajar Cuma 3 Jutaan

Untuk mengetahui keluarga Anda menderita DBD, di antaranya pada umumnya setelah masa inkubasi penderita akan mengalami 3 fase penyakit.

Pertama, dia mengatakan, adalah fase demam; walaupun dapat berlangsung selama 2-7 hari tetapi pada umumnya terjadi selama 3 hari. Fase demam (demam hari 1-3) diikuti oleh fase kritis selama 2-3 hari (demam hari 4-6), dan fase pemulihan (fase reabsorpsi/fase konvalesen).

Menghitung hari demam pada infeksi dengue penting dilakukan karena dengan mengetahui hari demam tersebut kita dapat memperkirakan penderita sedang berada dalam fase tertentu.

Menurut dia, dengan melakukan hal ini dapat mengantisipasi tindakan yang harus dilakukan. Jadi, angka kematian akan menurun. Upaya peningkatan pemberdayaan dan peran serta masyarakat masih menjadi strategi prioritas dalam upaya pencegahan dan pengendalian kasus DBD.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: M. Ulul Azmy

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Batu hari iniCegah DBDFogging DBDKasus DBD di Kota BatuKorban kasus DBDKota Batu hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Tanggul jebol.

5 Hari Pasca Banjir, Tanggul Jebol di Kabupaten Pasuruan: Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur dan Pasang Sandbag

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID