SUKABUMI, Tugujatim.id – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan logistik kedaruratan bagi 420 warga yang terdampak kebakaran di Kampung Adat Cipta Mulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Bantuan senilai Rp278.415.408 tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar penyintas selama masa tanggap darurat.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana.
“Pada masa tanggap darurat, yang paling utama adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi. Karena itu, Kemensos menyalurkan bantuan logistik dan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pelayanan kepada para penyintas berjalan optimal,” kata Gus Ipul di Jakarta, Minggu (26/07/2026).
Bantuan tersebut disalurkan melalui Sentra Palamarta Sukabumi, Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, serta Gudang Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi.
Baca Juga : Kemensos dan Kementerian Pariwisata Perkuat Sinergi Pengembangan Sekolah Rakyat
Logistik Disalurkan dari Tiga Lokasi
Dari Sentra Palamarta Sukabumi, Kemensos menyalurkan 40 kasur, 50 selimut, 50 paket family kit, 50 paket kidsware, 50 stel sandang anak, 46 stel sandang dewasa, 10 tenda gulung, 15 tenda keluarga, dan tiga unit velbed.

Sementara dari Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat disalurkan bantuan berupa 1.500 kilogram beras, satu tenda induk, lima tenda keluarga, 100 tenda gulung, 25 paket kidsware, 100 paket family kit, 100 selimut, 100 paket makanan siap saji, 50 paket makanan anak, 75 kasur, 80 stel sandang dewasa, 72 stel pakaian anak, 80 daster, 54 paket perlengkapan ibadah pria, 50 paket perlengkapan ibadah wanita, 50 potong pakaian dalam wanita, serta 54 potong pakaian dalam pria.
Sedangkan Gudang Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi turut menyalurkan 30 matras dan 20 paket kidsware.
Selain bantuan dari Kemensos, pemerintah daerah melalui APBD juga menyalurkan bantuan berupa 250 dus mi instan, 100 bungkus nasi liwet, 80 kilogram gula, 100 kaleng biskuit, 20 dus air mineral, dan 60 paket perlengkapan mandi.
70 Rumah Terbakar, 420 Jiwa Terdampak
Di lokasi kejadian, Dinas Sosial bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana), Pordam, BPBD, dan pemerintah daerah terus melakukan penanganan melalui asesmen, penyediaan lokasi pengungsian, serta pelayanan di posko. Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi juga telah mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan para penyintas.

Kebakaran terjadi pada Sabtu (25/07/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik. Api dengan cepat membesar karena sebagian besar rumah di kawasan adat tersebut berbahan kayu dan beratap ijuk, ditambah tiupan angin kencang serta jarak antarrumah yang berdekatan.
Akibat kejadian itu, sebanyak 70 rumah terbakar dan berdampak kepada 70 kepala keluarga atau 420 jiwa. Tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Saat ini, sebagian warga mengungsi di rumah kerabat, sementara lainnya masih berada di lokasi pengungsian.
Kemensos bersama pemerintah daerah menyatakan akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menyesuaikan dukungan logistik sesuai kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Mochamad Abdurrochim








