JEMBER, Tugujatim.id – Tim Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI meninjau langsung kesiapan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Politeknik Negeri Jember (Polije) di Kabupaten Sabu Raijua, NTT.
Kunjungan lapangan ini menjadi tindak lanjut audiensi pemerintah daerah dalam upaya memperkuat pendidikan vokasi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Bappenas Petakan Kebutuhan Kampus Vokasi di Wilayah 3T
Dalam kunjungan itu, tim Bappenas memetakan kondisi fisik kampus, mengevaluasi kebutuhan sarana dan prasarana akademik, serta menggali potensi daerah untuk menyelaraskan pengembangan program studi dengan kebutuhan dunia kerja di Sabu Raijua, NTT.

Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran kampus vokasi yang representatif menjadi harapan besar masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Kunjungan ini menjadi harapan besar bagi masyarakat Sabu Raijua agar memiliki kampus vokasi yang representatif,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terus membangun sinergi dengan berbagai pihak agar pembangunan kampus permanen PSDKU Polije dapat segera terealisasi.
“Kami optimistis hasil survei ini menjadi pijakan penting bagi pencetakan sumber daya manusia unggul yang siap membangun daerah,” tegas Krisman.
Baca Juga : Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi
Polije Usulkan Gedung, KIP Kuliah, dan Dosen Afirmasi untuk PSDKU Sabu Raijua
Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Jember (Polije), Saiful Anwar, menyampaikan bahwa Polije telah mengusulkan sejumlah kebutuhan prioritas kepada pemerintah pusat guna mendukung pengembangan PSDKU di Sabu Raijua.
“Kami memfokuskan usulan pada tiga poin utama, yaitu dukungan gedung perkuliahan, afirmasi KIP Kuliah, dan afirmasi pengangkatan dosen PSDKU,” jelasnya.
Selain pembangunan infrastruktur, penguatan sumber daya manusia pengajar juga menjadi perhatian utama agar mutu pendidikan vokasi di wilayah 3T dapat terus terjaga.
Saiful menambahkan, Bappenas berkomitmen mengawal usulan tersebut melalui sinergi bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) demi keberlanjutan PSDKU Polije di Sabu Raijua.
Sebagai tindak lanjut, Bappenas dijadwalkan kembali melakukan kunjungan pada Agustus mendatang untuk mematangkan hasil survei sekaligus mempercepat proses pengembangan PSDKU Polije sebagai pusat pendidikan vokasi di Kabupaten Sabu Raijua. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Feni Yusnia
Editor: Mochamad Abdurrochim








