TUBAN, Tugujatim.id – Kasus dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di SMKN Palang, Kabupaten Tuban, masih terus berlanjut. Setelah dua siswa kembali dirawat pada Kamis (25/09/2025), kini seorang siswi lain diduga keracunan MBG juga harus masuk rumah sakit dengan keluhan mual, muntah, dan badan lemas.
Plt Direktur RSUD dr R. Koesma Tuban drg Heni Purnomo Wati menjelaskan perkembangan terbaru kondisi para pasien diduga keracunan MBG. Untuk Siti Khoirul Nisa, kondisinya sudah membaik, dan kemungkinan boleh pulang. Sedangkan Hijrayatul Nasyiin masih harus dirawat karena mengalami sesak napas dan nyeri ulu hati.
Baca Juga: Dua Korban Diduga Keracunan Menu MBG di Tuban Kembali Dirawat di RSUD
“Hari ini (26/09/2025), ada tambahan pasien lagi atas nama France Lina Jessyla Aulia, masuk sekitar pukul 10.00 WIB dengan gejala mual, muntah, dan badan lemas,” terangnya.
Dengan begitu, sudah tiga siswa kembali mendapatkan perawatan lanjutan di rumah sakit. Mereka adalah Hijrayatul Nasyiin, Siti Khoirul Nisa, dan Francce Lina Jessyla Aulia. Ketiganya merupakan bagian dari lima siswa yang sebelumnya diduga mengalami keracunan MBG pada Rabu (23/09/2025).
Kelima siswa tersebut adalah Achmad Ilqo Atthoillah, Francce Lina Jessyla Aulia, Siti Khoirul Nisa, Hijrayatul Nasyiin, dan Lira Firna. Semuanya sempat menjalani observasi di RSUD dr R. Koesma Tuban dan diperbolehkan pulang pada Rabu malam (24/09/2025).

Namun ternyata, beberapa di antaranya kembali drop dan harus masuk rumah sakit lagi. Kondisi ini membuat orang tua semakin cemas dan khawatir, apalagi gejala yang dialami anak-anak cukup serius seperti muntah, lemas, hingga sesak napas.
Sementara pihak RSUD memastikan pasien terus mendapatkan penanganan medis sesuai gejala yang dialami. Kasus beruntun ini menambah sorotan terhadap pelaksanaan program MBG di Tuban. Orang tua berharap pemerintah segera melakukan pengecekan menyeluruh agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








