Langsung Kontak Nurcholis MA Basyari, Yakinkan Ventje Suardana Tulis Buku Ibadah

  • Bagikan
Buku Trilogi The Power of Silaturahim. (Foto: Dokumen)
Buku Trilogi The Power of Silaturahim. (Foto: Dokumen)

Tugujatim.id – Seusai komunikasi dengan mantan copy editor (editor bahasa) Jawa Pos Yarno Wiryo, saya langsung kontak wartawan senior yang telah menulis puluhan buku Nurcholis MA Basyari. Mendiskusikan usulan Yarno dan upaya mewujudkannya.

Selama ini saya intens komunikasi dan diskusi sama Nurcholis termasuk yang terkait dengan tulis-menulis. Bapak empat anak itu sangat berpengalaman menulis buku dan telah menerbitkan puluhan buku.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Buku super best seller The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi bisa sukses hingga delapan kali cetak dengan total 160 ribu eksemplar adalah karena sentuhan tangan dingin Nurcholis. Saya sama sekali tidak pernah membayangkan buku itu ‘meledak’ di pasar dan sampai sekarang diminati banyak orang. Bahkan ada yang meneladani isinya. Alhamdulillah…

Makanya untuk buku-buku berikutnya tetap sepenuhnya saya serahkan ke Nurcholis. Saya optimis hasilnya sesuai dengan harapan dan yang direncanakan. Aamiin ya robbal aalamiin…

Saya yakin sekali Nurcholis dengan kepiawaiannya dalam dunia tulis-menulis, dapat memberikan yang terbaik. Selain itu paling utama memenuhi semua usulan saya terkait buku-buku yang akan diterbitkan.

Nurcholis Menyatakan Empat Tahun Persahabatan Sama Ventje Sangat Layak Dibukukan

“Mas Nurcholis, tolong masukannya terkait dengan kemungkinan membukukan tulisan-tulisan saya dalam satu file yang dikumpulkan Mas Yarno itu ya. Kalau OK, tolong bantu mengedit dan mengemasnya ya,” kata saya ke Nurcholis.

Kumpulan tulisan ringan itu menyoroti beragam topik tentang pentingnya komunikasi dan penerapannya dalam aktivitas sehari-hari, baik saat berinteraksi di masyarakat, organisasi maupun kantor. Mas Yarno mengkompilasi tulisan yang khusus menceritakan persahabatan saya dan teman akrab saya, Ventje Suardana, pengusaha nasional yang juga direktur utama PT Duta Anggada Realty.

Tidak lama setelah itu Nurcholis langsung merespon. Seperti biasanya, Nurcholis sama dengan saya, selalu melihat segala sesuatu secara positif termasuk usulan dari Yarno untuk membukukan empat tahun persahabata saya dan Ventje

“Mas Aqua, ide dari Mas Yarno ini bagus sekali. Persahabatan Mas Aqua dan Pak Ventje yang relatif baru dan akhirnya hubungannya sudah seperti saudara kandung bahkan lebih dari itu bisa jadi pelajaran berharga buat banyak orang. Jika dibukukan pasti menarik. Insya ALLAH bukunya best seller,” ungkap Nurcholis penuh optimisme.

Ketua rombongan umroh The Power of Silaturahim (POS) I, II, III, dan IV itu melanjutkan, “Saya insya ALLAH siap membantu secara optimal mewujudkan buku tersebut. Saya akan koordinasi dengan Mas Yarno dan Cak Fu (Fuad Ariyanto, mantan Wakil pemimpin redaksi harian Jawa Pos-pen).”

Sejak itu saya kemudian terlibat diskusi intensif dengan Nurcholis. Terutama membicarakan untuk mewujudkannya menjadi buku. Nurcholis mengatakan buku baru itu bisa dijadikan sebagai serial lanjutan The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi.

Sangat Rendah Hati, Awalnya Ventje Menolak Tulis Buku

Secara paralel saya kontak Ventje. Minta waktu untuk ketemu guna membicarakan rencana membukukan empat tahun persahabatan kami. Di sela-sela jadwalnya yang sangat padat terutama memimpin Duta Anggada Realty yang asetnya lebih dari 13 triliun rupiah, Ventje berkenan menemui saya.

Dalam pertemuan yang penuh keakraban dan rileks itu saya menyampaikan rencana menerbitkan buku itu. Saya sampaikan alasannya yakni selain sebagai wujud rasa syukur, juga untuk pembelajaran buat banyak orang.

Meski belum ditulis, saya yakin buku itu sangat bermanfaat. Apalagi setelah saya melihat reaksi positif selama ini dari banyak orang setiap saya mengirimkan tulisan-tulisan tentang persahabatan kami ke ribuan anggota Komunitas Komunikasi Jari Tangan.

Ventje yang sukses sebagai pengusaha awalnya dengan sangat hati-hati secara halus menolak. Saya tahu kehati-hatiannya menyampaikan itu karena khawatir saya tersinggung.

Ventje menolak bukan karena tidak suka empat tahun persahabatan kami dibukukan. Namun yang utama disebabkan bapak dua anak – putri dan putra – serta kakek satu cucu itu sangat rendah hati. Beliau merasa bahwa dirinya belum layak untuk ditulis dalam buku.

Setelah saya yakinkan bahwa menulis buku itu niat sepenuhnya ibadah, karena TUHAN, baru Ventje “menyerah”. Beliau jadi senang dan mendukung penuh. Apalagi hasil penjualan bukunya kami sepakati buat kegiatan sosial termasuk membiayai umroh banyak orang.

“Kalau memang seperti itu niatnya, silakan Pak Aqua tulis bukunya. Saya dukung penuh,” kata Ventje mantap.

Rasa syukur dan bahagia saya jadi lengkap setelah Ventje menyetujui penulisan buku itu. Saya jadi makin semangat untuk segera mewujudkannya. Apalagi dibantu penuh oleh dua editor handal yakni Nurcholis dan Cak Fu. Alhamdulillah… (BERSAMBUNG)

 

>Dari Bogor saat mensyukuri semua rejeki dari TUHAN, saya sekeluarga Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2021. Semoga di tahun ini kita selalu sehat dan seluruh rencana terwujud. Aamiin ya robbal aalamiin… Salam hormat buat keluarga. 19.00 01022020😃<<<

Dr Aqua Dwipayana
Dr Aqua Dwipayana. Konsultan Komunikasi dan Motivator nasional. (Foto: Dokumen)

Setelah Buku Ventje, Muncul Ide Membukukan Kiprah Alira-Ero Dwipayana

  • Bagikan