Memakai APD Lengkap, Petugas BPBD Tuban Mengevakuasi Korban Meninggal secara Mendadak - Tugujatim.id

Memakai APD Lengkap, Petugas BPBD Tuban Mengevakuasi Korban Meninggal secara Mendadak

  • Bagikan
Petugas mengevakuasi korban dengan menggunakan APD lengkap. (Foto: Dok Humas BPBD Tuban/Tugu Jatim)
Petugas mengevakuasi korban dengan menggunakan APD lengkap. (Foto: Dok Humas BPBD Tuban/Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Jumat pagi (07/05/2021), warga Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, digegerkan dengan penemuan mayat di dalam rumah. Diketahui korban tersebut bernama Joni Winarto, 47.

Joni ditemukan sudah terbujur kaku. Belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya korban yang saat itu berada di atas sofa ruang tamu rumahnya.

Informasi yang dihimpun Tugu Jatim, setelah peristiwa itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban mendapatkan laporan dari petugas kepolisian setempat untuk mengevakuasi korban. Petugas pun dengan sigap langsung ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP) menggunakan pakaian alat pelindung diri (APD) secara lengkap.

“Kami evakuasi dengan APD lengkap. Sebagai SOP dalam penanganan seperti ini,” kata Kepala Pelaksana BPBD Yudi Irwanto.

Petugas BPBD membawa korban dengan menggunakan mobil ambulans. (Foto: Dok Humas BPBD Tuban/Tugu Jatim)
Petugas BPBD membawa korban dengan menggunakan mobil ambulans. (Foto: Dok Humas BPBD Tuban/Tugu Jatim)

Setelah mengevakuasi, petugas segera mensterilkan lokasi dengan menyemprotkan cairan disinfektan serta melakukan penggalian informasi mengenai korban meninggal.

“Khawatir korban memiliki penyakit bawaan sebelum meninggal sehingga lokasi TKP segera kami semprotkan disinfektan,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Tuban AKP M. Geng Wahono saat dikonfimasi membenarkan terkait kejadian tersebut. Saat ini anggota masih mendalami kasus ini. Sementara korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R. Koesma untuk dilakukan tindakan selanjutnya.

“Ini masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut. Selanjutnya jenazah diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan,” ungkapnya.

Menurut Geng, dalam pemeriksaan yang dilakukan tidak ditemukan tanda kekerasan dan menurut keterangan saksi korban meninggal karena penyakit dalam.

  • Bagikan