Memaknai Tantangan versi Buku 'The Obstacle Is The Way'

Memaknai Tantangan versi Buku ‘The Obstacle Is The Way’

  • Bagikan
Buku The Obstacle Is The Way yang ditulis oleh Ryan Holiday asal Amerika Serikat/tugu jatim
Buku The Obstacle Is The Way yang ditulis oleh Ryan Holiday asal Amerika Serikat. (Foto: Pinterest)

Oleh: Zainul Arifin*

Tugujatim.idApa yang awalnya dilihat sebagai tantangan ternyata merupakan batu pijakan kesuksesan di masa depan. Ini salah satu prinsip hidup ketika dihadapkan pada tantangan. Dalam hidup kita pasti mengalami banyak hal, namun sebenarnya tidak ada hal baik atau buruk yang ada hanyalah persepsi kita tentang sebuah kejadian.

Sebuah kejadian bisa dianggap sebagai baik namun juga bisa dianggap buruk. Dianggap buruk mungkin saja merupakan batu pijakan yang baik dimasa depan. Apa yang awalnya dinilai hambatan justru bisa jadi merupakan jalan yang baru.

Ini merupakan perspektif hidup yang menarik, ketika kamu fokus kepada apa yang bisa dikontrol maka sebuah tantangan bisa berubah menjadi kesempatan yang lebih baik di masa depan.

Buku berjudul The Obstacle Is The Way merupakan salah satu buku favorit dan best seller di tahun 2014 lalu. Buku ini ditulis Ryan Holiday asal Amerika Serikat. Bagi ini, buku ini sangat menarik karena membahas tentang pola pikir sebuah tantangan yang biasanya menjadikan diri kita tidak percaya diri. Holiday mampu membuat perspektif sehingga tantangan itu bisa sebagai batu loncatan kesuksesan kita. Dalam buku ini ada tiga hal penting yang ingin saya sharingkan.

1. Mengubah tantangan menjadi peluang

Kalau kita mau jujur, banyak dari kita tidak berdaya. Apapun tujuan hidup yang kita inginkan pasti ada tantangan hidup yang membuat kita menjadi down. tidak peduli seberapa kuat diri kita, perasaan ini pasti pernah kita alami. Kita tau apa yang akan kita lakukan tapi seakan-akan ada musuh yang menahan kita.

Kita kecewa akan pekerjaan kita. Kita menyalahkan diri kita, bos atau mungkin lingkungan kita. Lalu menyalahkan tujuan hidup kita. Nah, di sini sikap dan perilaku kita. Hal yang sebenarnya harus kita lakukan adalah dengan melakukan metode memahami, menghargai dan menyikapi tantangan hidup yang muncul.

Lalu bagaimana caranya agar bisa mengubah tantangan menjadi peluang? Kita harus mengubah perspektif kita soal tantangan hidup. Jika kita melihat tantangan hidup dari sisi positif maka kita bisa membuka peluang tersembunyi.

2. Tindakan untuk mengubah hidup

Jika kamu tidak bahagia dengan hidupmu sekarang, maka kamu perlu mengambil sebuah tindakan. Tadi kita sudah melihat pentingnya mengubah perspektif dalam seseorang. Namun dalam menghadapi tantangan hidup kita butuh melakukan hal yang tepat hingga tantangan itu bisa kita lewati.

Kalau kita ingin sukses kita harus menekankan pada diri kita kalau kita tidak akan berhenti ketika menemui kegagalan. Ingatkan diri tentang ungkapan kakek Sprektus, “Bertahan dan Melawan”. Bertahanlah dalam upaya menuju sukses, tahan dirimu untuk menyerah pada gangguan, keputusasaan atau kekacauan.

Kita fokus untuk jangka panjang tentu saja dalam perjalanan pasti kita akan menemukan suatu momen yang mengecewakan, namun jangan berhenti. Tetap fokus pada setiap momen dan prosesnya secara keseluruhan.

3. Kehebatan dari kemauan kuat

Seperti pepatah Haiti, “di balik gunung masih ada lebih banyak gunung” seseorang tidak mengatasi rintangan tanpa adanya rintangan. Sebaliknya semakin banyak yang kamu capai semakin banyak hal pula yang menghalangi dirimu. Namun dibalik kesuksesan yang besar tersimpan tantangan yang besar pula.

Jangan biarkan kondisi sekitar menentukan hidup kita seperti apa. Dengan persepsi positif, disiplin dalam bertindak dan kemauan yang kuat, maka niscaya kita akan mengalahkan tantangan berat dalam hidup.

*Penulis adalah member Pondok Inspirasi.

  • Bagikan