• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Arung di Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri sebagai salah satu sistem distribusi air yang ada pada zaman kerajaan Majapahit di Kediri.

Arung di Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri sebagai salah satu sistem distribusi air yang ada pada zaman kerajaan Majapahit di Kediri. (Foto: Pipit syahrodin)

Mengenal Arung, Sistem Distribusi Air di Zaman Kerajaan Kediri

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Sistem distribusi air zaman sekarang sudah banyak yang dibantu mesin. Namun, teknologi di zaman kerajaan Majapahit tidak kalah majunya meskipun tidak menggunakan mesin.

Seperti halnya cagar budaya bernama arung atau lorong bawah tanah di Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Arung merupakan teknik yang digunakan masyarakat pada zaman itu untuk mendistribusikan air.

You might also like

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM
Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

03/06/2026 8:13 PM

Sejarawan Kediri, Novi Bahrul Munib, mengatakan bahwa arung atau terowongan banyak ditemukan di Jawa Timur yaitu di Pasuruan, Mojokerto, Jombang dan Kediri. Banyak Sumber mata air yang berada di Kediri merupakan hasil dari arung tersebut.

“Arung ini tidak terbentuk secara alami, tapi itu dibuat mbah-mbah kita dulu,” ungkap Novi saat diskusi di lokasi Goa Jegles, Sabtu (22/1/2022)

Novi menjelaskan Arung memang digunakan untuk mengangkat air dari sumber mata air ke tempat yang lain tersebut. Biasanya digunakan untuk mendukung pengairan pertanian sistem subak.

Dengan ciri arung yaitu dibuat terowongan dari hulu ke hilir dan setiap beberapa ratus meter dibuat lubang ke atas yang disebut sumuran yang berfungsi sebagai saliran udara. Ketika berada di sekitar tebing maka sumuran tersebut diarahkan ke samping.

“Kalau serang banyak rekayasa bendungan, pompa dengan mesin, dulu menggunakan instalasi arung atau terowongan bawah tanah ini, jangan bilang sistem pertanian subak hanya di Bali, dulu di Kediri pernah eksis,” jelasnya.

Dia juga mengatakan di zaman dulu memang air dan tanah menjadi hal yang sensitif. Sehingga, pengaturan distribusi air ini diatur dangan Arung.

“Biasanya untuk pengairan lahan pertania,” ujarnya.

Dalam perjalan sejarah arung atau yang biasa disebut orang sebagai Goa, menurut Novi banyak mengalami perubahan fungsi. Terowongan tersebut juga digunakan sebagai tempat persembunyian, bahkan juga digunakan untuk pertapaaan.

Seperti di Goa Jegles yang juga sempat menjadi pertapaan sekarang menjadi tempat wisata.

“Biasanya yang berada di tepi-tepi sungai, contoh arung yang di sini, ada juga di Surowono atau arung Surowono,” pungasnya.

Tags: Distribusi AirKabupaten KediriKerajaan Kediri
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Semeru

Pendaki Semeru Terjatuh Saat Lewat Jalur Ilegal, Evakuasi Terkendala Medan Curam

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pendaki Semeru kembali memakan korban. Seorang pendaki dilaporkan terjatuh di lereng Gunung Semeru usai nekat melintas melalui...

Ledakan Balon Udara

Ledakan Balon Udara di Blitar, Polisi Bongkar Transaksi Mercon

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 4:16 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Penyelidikan kasus ledakan balon udara di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar kini menemui tantangan teknis. Pihak...

Next Post
Satpol PP Damkar Tuban Aktifkan dan Isi Armada Pos Singgahan

Satpol PP Damkar Tuban Aktifkan dan Isi Armada Pos Singgahan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID