Tugujatim.id – Mitos atau fakta di balik warna kemasan tube pasta gigi yang tampak biasa, mengungkap rahasia kandungan bahan kimia di dalamnya? Nyatanya bagian bawah tube ada warna hijau, biru, merah bahkan hitam itu cuma mitos sebagai penanda kandungan kimianya. Karena itu, yuk cek fakta sebenarnya menurut para ahli!
Sebuah klip video teori konspirasi yang menjadi populer di media sosial menyatakan bahwa warna kotak kecil di bawah kemasan tube pasta gigi menunjukkan kandungan bahan alami atau penuh zat kimia.
Baca Juga: Selain Mengkilapkan Sepatu, Inilah 5 Manfaat Lain Pasta Gigi
Namun, para ahli medis membantah keras klaim tersebut menyebutnya sebagai informasi menyesatkan yang tidak berdasar ilmiah. Faktanya, kode warna tersebut hanya berfungsi sebagai indikator teknis dalam proses pembuatan.
Warna Kotak di Tube Pasta Gigi: Kode Rahasia Kandungan?
- Hijau : Alami
- Biru : Alami + Obat
- Merah : Alami + Kimia
- Hitam : Kimia
Menurut artikel dari Healthline, klaim tersebut tidak memiliki dasar ilmiah. Warna kotak itu disebut sebagai “eye mark” atau “color mark” yang digunakan oleh mesin produksi untuk menentukan di mana kemasan harus dipotong atau dilipat.
Warna tersebut tidak ada hubungannya dengan komponen yang ada dalam pasta gigi, para ahli menegaskan bahwa satu-satunya cara terbaik untuk mengetahui isi dari pasta gigi adalah dengan melihat daftar bahan aktifnya.
Jangan terpaku pada warna kotak, konsumen sebaiknya memperhatikan hal berikut:
1. Cek bahan aktif, seperti fluoride, silika, atau bahan untuk gigi sensitif.
2. Pastikan ada sertifikat resmi, seperti BPOM.
3. Sesuaikan dengan kebutuhan, misalnya untuk anak-anak, whitening atau bebas fluoride.
4. Perhatikan tanggal kedaluwarsa dan kondisi kemasan.
Sekilas, mitos tentang warna kotak pasta gigi mungkin terdengar lucu, sepele, bahkan menghibur. Tapi di balik itu, ada dampak yang nggak bisa dianggap remeh.
Informasi yang tidak benar semacam ini dapat menipu konsumen, pikirkan jika ada seseorang yang benar-benar ingin menjalani gaya hidup sehat, kemudian dia memilih pasta gigi hanya karena warnanya hijau meskipun kandungannya tidak cocok dengan kebutuhan gigi seorang konsumen?
Baca Juga: 8 Cara Mudah Menjaga Gigi Agar Tetap Sehat dan Kuat
Mitos ini bisa merusak kepercayaan terhadap sains dan regulasi. Saat konsumen cenderung lebih memercayai data dari TikTok dibanding dengan BPOM atau rekomendasi dari dokter gigi, maka kita sedang memberikan ruang bagi budaya anti-ilmiah. Padahal, regulasi kesehatan dibuat untuk melindungi kita, bukan untuk disembunyikan kode misterius.
Di era digital seperti sekarang, kita dibanjiri informasi setiap hari. Sayangnya, tidak semuanya benar. Maka, penting bagi kita untuk menjadi konsumen yang cerdas tidak langsung percaya tapi mau mencari tahu, mau membaca, berpikir kritis dan bertanya pada ahlinya. Karena gigi yang baik bukan ditentukan oleh warna kemasannya, tetapi oleh keputusan bijak yang kamu ambil setiap harinya.
Hempas mitos yang terbongkar! Kode warna tube pasta gigi bukan penanda kandungan bahan kimia ya. Jangan mau termakan mitos-mitos yang beredar di media sosial!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diandra Talifta/Magang
Editor: Dwi Lindawati








