PASURUAN, Tugujatim.id – Dugaan Kades Balunganyar dibacok oleh warga desa tetangga di Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, terjadi pada Rabu malam (26/07/2023). Motif penganiayaan pembacok Kades Balunganyar Sholeh diduga dipicu dendam pribadi.
Kapolsek Lekok AKP Agung Sujatmiko mengatakan, terduga pembacok Kades Balunganyar Asmawi alias Katok, 31, warga Dusun Pendopo Timur, Desa Branang, Kecamatan Lekok, ini sudah diperiksa penyidik di Polres Pasuruan Kota. Hasil penyelidikan, terduga pelaku mengaku membacok Kades Balunganyar karena punya dendam pribadi.
“Pemicunya dendam pribadi,” ujar Agung pada Kamis (27/07/2023).
Baca Juga: Dugaan Kades Balunganyar Lekok Pasuruan Dibacok, Alami Luka-Luka Dirawat di Puskesmas
Asmawi diduga pernah tersinggung dengan perkataan dari Sholeh. Sakit hati tersebut memicu terduga pelaku merencanakan penganiayaan terhadap korban. Pelaku diduga sudah menyiapkan senjata celurit dari rumahnya.
“Pelaku tersinggung omongan kades,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, insiden pembacokan Kades Balunganyar, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, terjadi pada Rabu malam (26/07/2023), pukul 18.00 WIB. Kades Balunganyar Sholeh yang sedang duduk di depan balai desa tiba-tiba didatangi oleh Asmawi alias Katok, 31, warga Dusun Pendopo Timur, Desa Branang, Kecamatan Lekok.
Baca Juga: Penangkapan Terduga Pelaku Pembacok Kades Balunganyar Pasuruan, Ternyata Warga Desa Tetangga
Tanpa basa-basi, Asmawi menyabetkan celurit ke arah Sholeh. Akibat penganiayaan itu, Sholeh mengalami luka di bagian kaki dan kepala.
Hanya berselang beberapa jam, Asmawi alias Katok langsung ditangkap jajaran Polsek Lekok di rumahnya. Terduga pembacok Kades Balunganyar itu kini ditahan di Mapolres Pasuruan Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Writer: Laoh Mahfud
Editor: Dwi Lindawati








