Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana Rela Antre Membeli Oleh-Oleh Khas Bogor Bentuk Kepedulian Menyambut Kedatangan Para Tamu Allah

Aqua Dwipayana. (Foto: dok. Aqua Dwipayana/Tugu Jatim)
Dr Aqua Dwipayana membawa roti unyil makanan khas Bogor buat jamaah umrah POS IV dan para penjemputnya. (Foto: dok. Aqua Dwipayana)

BOGOR, Tugujatim.id – Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana adalah sosok yang hobinya silaturahim dan menolong orang lain siapapun mereka. Jiwa penolong dan ingin memberikan manfaat bagi sebanyak mungkin orang diwujudkan total dengan menginisiasi dan menggagas Gerakan Umrah Gratis The Power of Silaturahim (POS) yang kini menginjak gelombang IV (keempat).

Tak sekadar menjadi penggagas dan memberikan sumbangan finansial, tidak jarang Dr Aqua langsung turun tangan sendiri mengulurkan bantuan dan apapun bentuk atensi dan kepeduliannya pada banyak orang.

Termasuk pada Senin (7/11/2022) sore menjelang buka puasa, tanpa segan doktor Komunikasi lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran itu ikut antre panjang di Toko Roti Unyil Venus di daerah Sukasari Kota Bogor. Bapak dua anak itu rela menunggu hingga sekitar 1,5 jam untuk membeli roti unyil yang merupakan makanan khas Bogor khusus buat disajikan kepada jamaah umrah.

“Saya sengaja membeli roti unyil makanan khas Bogor buat jamaah umrah POS IV yang baru kembali dari Tanah Suci. Mungkin sebagian dari mereka ada yang belum pernah memakannya,” ujar Dr Aqua.

Antre berjam-jam untuk membeli ratusan roti unyil tersebut bagi Dr Aqua tidak terasa saat membayangkan wajah-wajah jamaah umrah POS IV yang memakannya. Apalagi setelah lebih dari seminggu di Tanah Suci mereka pasti rindu dengan makanan Indonesia.

Selasa (8/11/2022) pagi semua roti unyil yang dimasukkan dalam 15 kardus itu dibawa Dr Aqua naik taksi dari rumahnya di Bogor ke Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. “Semoga jamaah umrah POS IV suka roti unyil dan memakannya sampai habis,” harap Dr Aqua.

Kepulangan Para Tamu Allah

Setelah sekitar delapan hari di Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah umrah, Selasa (8/11/2022) pagi sebanyak 43 jamaah umrah The Power of Silaturahim (POS) IV yang dipimpin wartawan senior Nurcholis MA Basyari tiba di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo.

Dari Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi Senin (7/11/2022) malam pukul 19.30 waktu Jeddah atau pukul 23.30 WIB mereka naik pesawat Lion Air JT 061.

Dr Aqua di tengah jadwalnya yang sangat padat untuk memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi serta silaturahim, memprioritaskan waktunya menyambut langsung kepulangan 43 jamaah umrah POS IV. Sehingga khusus Selasa (8/11/2022) fokus buat mengurusi mereka hingga tuntas.

“Seluruh jamaah umrah IV adalah saudara saya. Ketika mereka berangkat ke Tanah Suci pada Senin, 31 Oktober 2022 siang, dari Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, saya sekeluarga mengantar mereka. Saat mereka tiba kembali di Tanah Air, saya harus menyambut mereka,” ujar Dr Aqua dengan wajah gembira.

Selasa pagi pukul 04.00 Dr Aqua meninggalkan rumahnya di Bogor, Jawa Barat, menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Pukul 05.30 naik Batik Air ID 7511 ke Surabaya. Perjalanannya lancar sekali.

Begitu mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Dr Aqua mendapat kabar kedua putri Station Manager Lion Group Surabaya Yogi Gema Nanda, Kanaya Mecca (6 tahun) dan Kahiyang Madina (3,5 tahun) dirawat di ruang VIP 2 Lavender Rumah Sakit Sheila Medika Sidoarjo sejak Senin kemarin. Dr Aqua langsung memutuskan ke sana untuk membesuk.

Aqua Dwipayana. (Foto: dok. Aqua Dwipayana/Tugu Jatim)
Dr Aqua Dwipayana membesuk kedua putri Station Manager Lion Group Surabaya Yogi Gema Nanda, Kanaya Mecca (6 tahun) dan Kahiyang Madina (3,5 tahun) di kamar VIP 2 Lavender Rumah Sakit Sheila Medika Sidoarjo Selasa (8/11/2022) pagi. (Foto: dok. Aqua Dwipayana)

Yogi bersama timnya banyak membantu kelancaran dan kepulangan jamaah umrah POS IV. Sehingga semuanya nyaman dan lancar termasuk pengaturan tempat duduk di pesawat baik saat pergi maupun pulang.

“Saya dan seluruh jamaah umrah POS IV sangat berterima kasih kepada Mas Yogi dan tim di Lion Group Surabaya yang banyak membantu kami. Semuanya jadi lancar sekali. Alhamdulillah,” kata Dr Aqua penuh rasa syukur.

Selain Yogi, yang juga totalitas membantu adalah pengusaha udang yang tergabung dalam rombongan jamaah umrah POS III, Kolid Widodo. Pria yang berasal dari Ponorogo, Jawa Timur ini mengurus semua kebutuhan jamaah POS IV baik ketika akan berangkat maupun saat pulang.

Dr Aqua memberi amanah penuh pada Dodo, panggilan akrab Kolid Widodo. Sejak beberapa hari lalu mereka intens komunikasi terkait semua keperluan jamaah umrah POS IV.

Dodo juga yang berkoordinasi dengan Yogi untuk urusan transporasi yang menggunakan maskapai milik Lion Group baik untuk jurusan internasional maupun domestik. Mereka pernah satu kantor. Sebelumnya Dodo menjabat sebagai Station Manager Lion Group Surabaya, yang kemudian digantikan Yogi.

Selain Dr Aqua, jamaah umrah POS III dari Surabaya dan Sidoarjo yang dipimpin wartawan senior Fuad “Cak Fu” Ariyanto juga datang ke Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo untuk menyambut jamaah POS IV. Sewaktu berangkat mereka juga ikut mengantarkan di tempat yang sama.

Aqua Dwipayana. (Foto: dok. Aqua Dwipayana/Tugu Jatim)
Ketua jamaah umrah POS III wilayah Surabaya dan Sidoarjo Fuad “Cak Fu” Ariyanto bersama dua anggotanya sabar menanti kedatangan jamaah umrah POS IV di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo. (Foto: dok. Aqua Dwipayana)

Begitu mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, setelah urusan imigrasi dan bea cukai selesai, jamaah umrah POS IV berpisah ke tujuan masing-masing. Untuk yang tinggal di Jawa Timur dan Jawa Tengah naik kendaraan darat termasuk bus Sumber Harapan yang berkantor Pusat di Pati, Jawa Tengah. Sedangkan yang tujuan Jakarta, Balikpapan, Pontianak, Padang dan Pekanbaru naik pesawat. Ada juga yang memilih naik kereta ke Bandung dan Jakarta.

Ada jamaah umrah POS IV yang harus menginap di Surabaya agar bisa pada Rabu (9/11/2022) siang atau sore tiba di daerah asalnya. Kepada mereka diberikan penginapan di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya oleh pemiliknya Yohan Setia Putra. Yohan juga menyiapkan penjemputan buat mereka di Bandara Internasional Juanda di Surabaya di Sidoarjo ke hotelnya. Selain itu menyediakan 60 nasi kotak untuk jamaah umrah Pos IV dan penjemputnya.

Bertemu Mantan Wakapolri

Hingga Senin (7/11/2022) malam sebelum rombongan jamaah umrah POS IV masuk ke pesawat Lion Air, Dr Aqua intens komunikasi lewat WhatsApp (WA) sama Nurcholis. Termasuk memonitor perkembangan terakhir seluruh jamaah.

Rezeki 43 jamaah umrah POS IV bertubi-tubi termasuk saat akan meninggalkan Arab Saudi. Ketika berada di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, menjelang kembali ke Tanah Air, Senin sore mereka ketemu mantan Wakapolri Komjen Pol Purn Oegroseno.

Nurcholis langsung mengajak Oegroseno foto bersama dengan jamaah umrah POS IV. Mereka satu pesawat naik Lion Air JT 061 menuju Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo.

Sebelumnya Oegroseno kirim foto dan pesan lewat WA Dr Aqua. “Bersama pak Yatno dari Unpad Bandung. Saat akan kembali ke Surabaya, Saya saling sapa dg seseorang yg duduk di ruang tunggu bandara King Abdul Azis. Ternyata beliau sangat ramah dan kenal sekali dg mas Aqua. Alhamdulillah.” Yatno yang dimaksud Oegroseno adalah Suyatno salah seorang jamaah umrah POS IV.

Aqua Dwipayana. (Foto: dok. Aqua Dwipayana/Tugu Jatim)
Ketua rombongan umrah POS IV Nurcholis MA Basyari asyik diskusi dengan mantan Wakapolri Komjen Pol Purn Oegroseno di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi. (Foto: dok. Aqua Dwipayana)

“Siap Pak OEGROSENO. Alhamdulillah… Pak YATNO salah seorang jamaah saya dari total 43 orang yang tergabung dalam rombongan umrah The Power of Silaturahim (POS) IV. Alhamdulillah sudah berangkat umrah 167 orang. Semoga perjalanan Pak OEGROSENO sekeluarga lancar n selamat tiba di Surabaya. Aamiin ya robbal aalamiin… Salam hormat buat keluarga. Makasih banyak Pak OEGROSENO.” Respon Dr Aqua.

Begitu menerima pesan tersebut, Dr Aqua langsung kontak Oegroseno lewat WA call. Mereka teman akrab yang sudah lama bersahabat.

Senin (31/11/2022) pagi ketika Oegroseno mau berangkat umrah bersama keluarga besarnya, ketemu Dr Aqua di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo.

Nurcholis kemudian mengajak semua jamaah POS IV foto bersama Oegroseno. “Enak bicara dan diskusi dg mas Nurcholis.” Kata Oegroseno.

Terinspirasi dari Buku

Setelah sempat tertunda selama dua setengah tahun, Gerakan Umrah POS IV yang digagas dan diinisiasi oleh Dr Aqua akhirnya kembali bergulir.

Gerakan Umrah itu kini telah memasuki putaran ke-4. Dengan pemberangkatan jamaah POS IV 31 Oktober-8 November 2022 itu, total anggota jamaah l POS yang diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah dan Madinah, Arab Saudi, mencapai 167 orang.

Perinciannya, POS I 8-15 Januari 2017sebanyak 35 orang, POS II 18-26 April 2018 ada 39 orang, POS III 4-12 April 2019 berjumlah 50 peserta, dan POS IV 2022 berbilang 43 orang. Para peserta berasal dari berbagai daerah di 17 provinsi Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua.

Gerakan Umrah tersebut terinspirasi dari buku super best seller karya Dr Aqua Dwipayana berjudul “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi”. Buku yang diedit dan ditangani pencetakan hingga penerbitan dan oleh Nurcholis itu kini telah didistribusikan sebanyak 170 ribu eksemplar. Buku yang semula hanya untuk cenderamata ratusan undangan Sidang Terbuka Promosi Doktor Aqua Dwipayana di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung, Jawa Barat pada 15 April 2016 itu telah sembilan kali naik cetak.

Dana umrah POS berasal dari hasil penjualan tersebut plus dua buku terbaru dari trilogi The Power of Silaturahim. Selain itu, sumber dana juga berasal dari honor Dr Aqua sebagai pembicara di berbagai forum Sharing Komunikasi dan Motivasi, dan kontribusi para donatur yang merupakan teman karibnya.

Dua buku lainnya itu ialah “Humanisme Silaturahim Menembus Batas: Kisah Inspiratif Persahabatan Aqua Dwipayana-Ventje Suardana (Satu Kesamaan Yang Mampu Mengatasi Sejuta Perbedaan)” serta “Berkarya dan Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial: Kisah Inspiratif Dua Bersaudara Alira-Savero Dwipayana Bergiat untuk Sesama”.

Menuai Banyak Dukungan

Dari tahun ke tahun semakin banyak dukungan diberikan kepada Gerakan Umrah POS. Kegiatan sosial yang membahagiakan banyak orang ini massif sekali. Banyak donatur baru, di samping pemberi sumbangan yang lama rutin membantu setiap tahun.

Para donatur baru itu di antaranya Pemilik Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya dan Hotel Grand Mercure Malang Mirama Yohan Setia Putra, pengusaha air mineral merek Aqua dan jenis minuman lainnya Anton Purnomo, pemilik Hotel Santika Premiere Padang dan Hotel Amaris Padang Edward “Edo” F Gani, pengusaha sukses di bidang Teknologi Informasi Elvizar, Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol Mohammad Yassin Kosasih, pemilik dan direktur utama CV Mubarokfood Cipta Delicia Kudus Muhammad Hilmy, pemilik resto Bebek Sinjay Bangkalan, Madura, Moh Gaffar, Executive Vice President Divisi Enterprise Service PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk Teuku Muda Nanta.

“Bertambahnya para donatur umrah POS sebagai bukti kepedulian sosial yang tinggi. Banyak orang yang hatinya tersentuh dan langsung tergerak dengan kegiatan membantu sesama. Semua aktivitas itu bersifat universal tanpa melihat suku, agama, ras, dan antargolongan atau SARA,” jelas Dr Aqua.

Aqua Dwipayana. (Foto: dok. Aqua Dwipayana/Tugu Jatim)
Jamaah umrah POS IV di pesawat Lion Air JT 061 saat meninggalkan Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi Senin (7/11/2022) malam pukul 19.30 waktu Jeddah.(Foto: dok. Aqua Dwipayana)

Hal itu sangat membahagiakan anggota Dewan Pakar Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi (ISKI) Pusat ini. Dr Aqua makin bersemangat untuk konsisten melakukan kegiatan positif tersebut.

Sebelumnya sejak gerakan umrah POS pertama kali digulirkan pada 2017 telah banyak donatur yang rutin membantu setiap tahunnya. Merekalah yang menguatkan Dr Aqua untuk terus setiap tahun memberangkatkan umrah banyak orang.

Para donatur tetap itu antara lain mantan direktur utama pemilik Hotel Mercure Jakarta Cikini Ventje Suardana, mantan Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto, pemilik banyak hotel dan dua mall di Yogyakarta Soekeno, Ketua Badan Supervisi Bank Indonesia Muhammad Edhie Purnawan, serta Direktur Teknologi Informasi, Konsumer, dan Jaringan Bank Jateng Wiweko “Dodit” Probojakti. (*)