• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Noken Papua yang jadi Google Doodle hari ini

Noken Papua yang jadi Google Doodle hari ini. (Foto: Dokumne)

Keunikan Noken Papua, Warisan Budaya Dunia yang Jadi Google Doodle Hari Ini

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in Sastra & Budaya, News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Noken bukanlah sebuah tas dan tas juga tidak bisa disebut sebagai bagian dari Noken. Satu warisan budaya asli tanah Papua ini memiliki keunikan dan filosofinya tersendiri. Dilihat secara sekilas, fungsi Noken Papua memang tidak jauh berbeda dengan tas pada umumnya. Namun Noken digunakan di kepala dan keunikan ini menjadikan Noken sebagai warisan kebudayaan tak benda UNESCO pada 4 Desember 2012 lalu. Untuk memperingati hal tersebut, Google Doodle hari ini pun menampilkan warisan budaya ini.

Noken budaya tanah Papua

Tentu ada alasan lain mengapa Noken tidak bisa disebut sebagai tas dan begitupun sebaliknya. Budaya yang sarat adat dan makna ini membawa keyakinan filosofis yang telah dipercaya secara turun temurun oleh masyarakat Papua. Noken Papua adalah hasil daya cipt, rasa, dan karma yang dimiliki oleh masyarakat adat dan berbudaya.

You might also like

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

20/07/2026 8:41 AM

Baca Juga: Tino Sidin, Guru Menggambar yang Jadi Google Doodle pada Hari Guru Nasional

Masyarakat Papua memang sudah dikenal dengan karya-karya kerajinan tangannya dan ini merupakan salah satu pencapaian untuk memoleskan bakat alami mereka. Noken sendiri dibuat dari bahan baku berupa serat pohon Yonggoli dan Huisa yang tumbuh liar di hutan Papua.

Makna filosofis Noken

Noken Papua
Warisan budaya asal Papua yang jadi Google Doodle hari ini. (Foto: Kemdikbud)

Bukan sekedar hasil kerajinan tangan, Noken juga memiliki makna filosofis yang dijaga secara turun temurun oleh masyarakat Papua. Noken dibuat oleh secara khusus oleh perempuan Papua. Sudah menjadi sebuah tradisi bahwa perempuan Papua harus mampu membuat Nekon. Tidak hanya itu, perempuan Papua juga tidak boleh menikah sampai mereka benar-benar bisa membuat Nekon mereka sendiri. Hal ini dikarenakan Nekon juga melambangkan kedewasaan bagi seorang perempuan.

Kebermanfaatan Noken Papua

Secara umum Noken digunakan untuk mengisi, menyimpan, dan membawa berbagai barang seperti kebutuhan sehari-hari, berbagai hasil pertanian, serta barang-barang yang hendak dijual di pasar. Namun yang membuat unik adalah mereka tidak menggunakan Nekon di bahu seperti sebuah tas namun dibawa dengan kepala. Tidak ada penjelasan khusus mengapa Noken dilekatkan di kening, hanya saja hal tersebut sudah menjadi kebiasaan warga Papua.

Baca Juga: 6 Tips Mudah Tetap Produktif Selama Akhir Pekan

Noken sebagai warisan budaya dunia

Noken adalah warisan budaya Papua yang tersohor dengan kearifan budayanya. Keberadaan dan penggunaannya bagi masyarakat Papua sudah seperti identitas yang melekat dalam jati diri mereka. Dengan beragam keunikan dan makna filosofisnya yang dibawa Noken, UNESCO menetapkan Noken sebagai warisan budaya tak benda. Penetapan ini dilakukan tepat hari ini (4/12) pada 8 tahun lalu di Paris. Noken masuk ke dalam kategori “in Need of Urgent Safeguarding” atau warisan budaya yang membutuhkan perlindungan mendesak. Hal ini pun membawa Noken masuk ke dalam ranah tradisi dan ekspresi lisan, pengetehuan dan kebiasaan perilaku mengenai alam dan semseta, dan kemahiran kerajinan tradisional. (Andita Eka W/gg)

 

Referensi: kemdikbud.go.id

Tags: BudayaGoogleGoogle DoodleGoogle Doodle hari ini
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Next Post
Poster dan para pemeran drama Korea bulan desember, True Beauty

Drama Terbaru Bulan Desember: True Beauty

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID