• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
kedai kopi unik bernuansa 'homey' dekat UB

Suasana salah satu ruangan Kedai Kopi Omah Lawas yang nyaman (Foto: Adelheid/Tugujatim)

Omah Lawas, Kedai Kopi Unik Bernuansa ‘Homey’ Dekat UB Sajikan Ruang Bebas Untuk Komunitas

Imam Abu Hanifah by Imam Abu Hanifah
2 years ago
in Advertorial, Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Suasana klasik nan lawas langsung terasa saat masuk ke kedai kopi Omah Lawas. Sebuah kedai kopi unik bernuansa ‘homey’ dekat UB yang berlokasi di Jalan Mayjend Panjaitan No. 17, Kota Malang.

Sesuai namanya, ornamen seperti lukisan dan foto lama, piringan rekaman, radio lawas hingga koran-koran jaman lampau terpajang apik di seluruh ruangan.

You might also like

Sekolah Rakyat.

Sekolah Rakyat Dibangun di Jember, Gus Fawait Minta Tak Ada Lagi Anak Putus Sekolah

09/07/2026 6:09 PM
DPRD Tuban

DPRD Tuban Soroti SILPA Rp485,69 Miliar, Dorong Optimalisasi Anggaran dan Peningkatan PAD

09/07/2026 2:32 PM

Salah satunya koleksi koran Warta Harian terbitan 1970 yang terbingkai rapi dengan tajuk utama meninggalnya Presiden Soekarno.

Kedai Kopi Unik Bernuansa ‘Homey' Dekat UB
Kedai kopi Omah Lawas yang berlokasi di Jalan Mayjend Pandjaitan dekat Universitas Brawijaya (Foto: Adelheid/ Tugujatim)

Hastri Nindya Ningrum Gupitasari, salah satu owner Omah Lawas berkisah awal berdirinya kedai yang mulanya hanya untuk kalangan sendiri. Tepatnya pada tahun 2021, saat Covid-19 masih mewabah. Usai pandemi mereda, ia dan beberapa rekannya lalu mulai membuka kedai untuk umum.

“Awalnya kita berdiri untuk kalangan sendiri. Karena melihat potensi kopi kopian di Kota Malang yang cukup bagus, di bulan Agustus kita soft opening lalu sekitar Oktober kita grand opening,” tutur perempuan yang akrab disapa Pipit ini.

suasana kedai kopi omah lawas
Suasana homey di Kedai Kopi Omah Lawas Malang (Foto: Adelheid/ Tugujatim)

Kenapa Omah Lawas? Menurut Pipit, brand Omah Lawas lahir dari ketertarikan pengelolanya yang menyukai hal-hal yang berbau vintage dan retro. Ia mengaku semua ornamen dan properti interior merupakan koleksi pribadi dan keluarga yang disimpan rapi sejak dulu. Walau beberapa ornamen juga merupakan hasil hunting.

Selain itu, tempat yang digunakan juga berkesan lawas alias rumah jaman dulu. Ventilasi persegi panjang yang khas serta jendela teralis masih dipertahankan oleh Pipit. Memberi kesan jadul dan berbeda dengan cafe kekinian yang sudah umum menggunakan desain modern.

suasana kedai kopi omah lawas
Koleksi foto dan koran lawas yang terpajang di Kedai Kopi Omah Lawas (Foto: Adelheid/ Tugujatim)

Tak hanya suasana ngopi yang jadi pembeda, kedai kopi Omah Lawas pun membuka diri dan menyediakan ruang bagi semua komunitas untuk berkreasi dan berkumpul.

“Kami ingin memberi ruang bagi temen temen yang gak cuma ngopi. Tapi ingin membawa komunitasnya kesini untuk berkarya dan berekspresi,” jelas perempuan asli Malang ini.

Kedai Kopi Unik Bernuansa ‘Homey' Dekat UB
Keseruan Kolase Bareng komunitas seni “Asri Kolaj” dalam forum bertajuk “Omah Karya” pada Rabu (28/2/2024). (Foto: Dok IG @asri.kolaj)

Terbaru, Omah Lawas tengah berkolaborasi dengan komunitas seni di Malang. Dimana sebelumnya, juga telah menjadi ruang dan memfasilitasi kegiatan screening film, hingga komunitas kolase.

Pipit juga menambahkan, jika kini Omah Lawas menyediakan rak berisi beberapa buku sebagai alternatif pengunjung yang ingin minum kopi sambil membaca.

“Buat temen temen yang pingin nyantai dan suka baca buku kita menyediakan beberapa bacaan seperti komik, novel dan cerita-cerita wayang, hingga buku bertema psikologi,” sebut Pipit.

Soal menu, makanan dan minuman yang tersaji juga berbeda dengan kafe atau kedai kopi lainnya. Ada menu nasi ayam ketumbar hasil kreasi resep rumahan para pengelola Omah Lawas.

Arianto Nugroho, salah satu pengunjung kedai kopi Omah Lawas yang sempat memesan menu nasi ayam ketumbar sempat membagikan kesannya.

“Rasanya pedes dan gak pelit lauk. Sajiannya juga pakai piring blirik yang jadul. Cocok sama suasananya juga nyaman banget,” ujar pria asal Karangploso ini.

menu kedai kopi omah lawas
Beberapa menu Kedai Kopi Omah Lawas yang nikmat dan unik (Foto: Adelheid/ Tugujatim)

Namun Pipit juga tetap ingin kedainya mengikuti tren minuman kekinian dengan menu Es Kopi Lawas yang tentunya khas.

“Tetep kita menjual kopi yang rasanya tuh manis dan creamy. Dan itu kan kayak lagi dicari banget,” imbuhnya.

Selain bisa memesan langsung sambil menikmati suasana ngopi yang syahdu, menu-menu unik nan lezat dari Omah Lawas pun telah tersedia di platform pesan antar online.

Dengan motto, “Kemarilah Kembalilah”, Pipit ingin agar pengunjung yang datang nantinya bisa menjadikan Omah Lawas sebagai ‘rumah’ kesekian dengan suasana dan kenyamanan yang tersaji.

Bila ingin tahu kegiatan dan menu terbaru, pengunjung bisa mengikuti laman instagram Kedai Kopi Omah Lawas maupun datang langsung dengan mengajak serta handai tolan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Imam Abu Hanifah

Tags: kedai jadul di malangkedai kopi dekat UBkedai kopi di malangkedai kopi omah lawasomah lawas malang
Imam Abu Hanifah

Imam Abu Hanifah

Related Stories

Sekolah Rakyat.

Sekolah Rakyat Dibangun di Jember, Gus Fawait Minta Tak Ada Lagi Anak Putus Sekolah

by Dwi Linda
09/07/2026 6:09 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mendukung penuh pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang diinisiasi pemerintah pusat sebagai upaya memperluas...

DPRD Tuban

DPRD Tuban Soroti SILPA Rp485,69 Miliar, Dorong Optimalisasi Anggaran dan Peningkatan PAD

by Mochamad Abdurrochim
09/07/2026 2:32 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – DPRD Tuban menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Dalam pembahasan tersebut,...

LPPM UM

Dorong Transformasi Pendidikan, LPPM UM Wujudkan Pengabdian Lewat Workshop AI di SMPN 8 Malang

by Mochamad Abdurrochim
09/07/2026 1:48 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Malang (UM) mengimplementasikan riset dan pengabdiannya melalui workshop...

Kota Malang

DBHCHT Kota Malang Dialokasikan untuk Kesehatan hingga Perlindungan Sosial Masyarakat

by Mochamad Abdurrochim
09/07/2026 10:01 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau) terus dioptimalkan Pemerintah Kota Malang untuk mendukung berbagai program yang...

Next Post
FEB Unisma.

Mahasiswa FEB Unisma Raih Apresiasi Pakar Malaysia, Riset Minat Investasi Kaum Wanita di Pasar Modal

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID