Omzet Pedagang Bendera Musiman di Kota Batu Terjun Bebas - Tugujatim.id

Omzet Pedagang Bendera Musiman di Kota Batu Terjun Bebas

  • Bagikan
Kadir, salah seorang pedagang bendera di Kota Batu, yang ikut terdampak kebijakan PPKM Level 4 di Kota Batu. (Foto:Azmy/Tugu Jatim)
Kadir, salah seorang pedagang bendera di Kota Batu, yang ikut terdampak kebijakan PPKM Level 4 di Kota Batu. (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

BATU, Tugujatim.id – Perayaan HUT RI ke-76 tampaknya akan dirayakan sejalan dengan pemberlakuan PPKM Level 4 hingga 9 Agustus 2021. Meski begitu, gegap gempitanya tetap ada. Seperti yang terlihat dari menjamurnya para pedagang bendera musiman di jalan-jalan, tak terkecuali di Kota Batu.

Namun, para pedagang mengakui penjualannya mulai melesu sejak adanya pandemi Covid-19. Mereka merasakan dampak adanya pembatasan mobilitas selama PPKM Level 4 yang cukup berpengaruh terhadap omzet penjualan musiman ini.

Seperti diakui Kadir, 36, pedagang bendera yang berjualan di Jalan WR Supratman, Kelurahan Ngaglik, Kota Batu, ini. Biasanya dia bisa mendapat penghasilan kotor hingga Rp 30 juta, kini omzetnya terjun bebas.

”Dulu bisa sampai Rp 30 juta, tapi kalau sekarang ya sudah mulai menurun. Sehari saja kadang ada yang terjual, ada yang enggak. Namanya rezeki ya,” kata pria asal Bandung ini, Rabu (04/08/2021).

Kadir menjelaskan, pasaran bendera merah putih saat ini berkisar di range harga Rp 50 ribu-Rp 250 ribu, bergantung jenis dan ukurannya. Namun, yang paling banyak dipesan adalah bendera jenis umbul-umbul dan bendera ukuran sedang.

Hal senada dikatakan pedagang lain, Wahyu Priambodo, 32, penjualan benderanya kini mulai melesu jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selama 7 tahun dia berjualan bendera musiman ketika Agustus tiba, baru kali ini dia merasakan kemerosotan cukup drastis.

”Stok barang laku setengah saja sudah untung, bisa balik modal. Tapi, kalau lihat situasinya kayak gini, saya gak bisa berharap lebih. Ya sudah pasrah saja,” tandasnya.

  • Bagikan