• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tanzil Huda

Pakar pendidikan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember Dr. Tanzil Huda, M.Pd., Dukung Sistem Penjurusan SMA, Ini Alasannya. Foto / dok Unmuh Jember

Pakar Pendidikan Unmuh Jember Dukung Sistem Penjurusan SMA, Ini Alasannya

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Pakar pendidikan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember Dr. Tanzil Huda, M.Pd., beri dukungan terhadap kebijakan pemerintah untuk Sistem Penjurusan SMA (Sekolah Menengah Atas) dan MA (Madrasah Aliyah).

Menurut Tanzil, meski menuai berbagai pendapat namun sistem penjurusan SMA dan MA mampu menjadi bagian penting dari sistem pendidikan berjenjang untuk mempersiapkan siswa dengan pendekatan yang terarah dan terintegrasi sejak pendidikan dasar.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Dosen Unmuh Jember ini menjelaskan bahwa jenjang SMA merupakan fase kritis dimana siswa mulai merancang masa depan mereka, dan mempersiapkan bekal pengetahuan, keterampilan, dan sikap untuk diasah di perguruan tinggi nantinya.

“Jadi disinilah letak krusial dilakukannya penjurusan pada pendidikan SMA, dimana anak-anak sudah harus mempersiapkan dan merancang masa depannya,” ujarnya.

Pakar pendidikan ini mengajak untuk melihat kesuksesan sistem penjurusan di beberapa negara maju. Ia menegaskan bahwa ini bukan konsep baru, sudah banyak negara sukses menerapkan sistem tersebut. Sehingga Indonesia bisa belajar dan menyesuaikan dengan konteks lokal.

Beberapa negara maju yang menerapkan sisitem pendidikan ini adalah Jerman dengan “Berufliches Gymasium”, Prancis dengan “Baccalureat”, dan di Jepang dengan “Koka”.

Semua itu merupakan sistem yang sama yaitu spesialisasi pembelajaran yang secara umum dikategorikan menjadi sains, ekonomi, humaniora, dan Teknik sebagai kurikulum yang jelas bagi siswa SMA.

Meskipun kebijakan kurikulum ini dianggap langkah yang baik untuk pendidikan, masih terdapat pihak yang kontra terhadap kebijakan ini dan menganggap akan membebani guru dan siswa karenaseringnya mengganti kurikulum.

BACA JUGA: Mahasiswa KKN Unmuh Jember Sulap Sampah Jadi Paving di Desa Temuguruh

Dr. Tanzil menanggapi bahwa kebijakan apapun pasti akan menuai pro dan kontra karena tidak hanya satu orang yang terdampak.

“Yang Namanya kebijakan pasti ada pro dan kontra termasuk kebijakan di bidang pendidikan. Saya yakin pemerintah sudah melakukan kajian mendalam sebelum mengambil keputusan ini,” pungkasnya.

Dr. Tanzil mengingatkan bahwa keberhasilan kebijakan ini bergantung pada kesiapan berbagai faktor yaitu pendidikan sebelumnya mulai dari Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Tambahnya, jenjang pendidikan memiliki peran yang berbeda, Taman Kanak-kanak (TK) sebagai menajemen diri.

BACA JUGA: Falentino Rossi Mahasiswa Unmuh Jember Ciptakan Inovasi Rombong Lipat 3D

Kemudian Sekolah Dasar (SD) untuk mengeksplorasi diri, Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk menemukan dan mengembangkan bakat yang dimiliki siswa, SMA adalah merancang karir masa depan.

Kemudian perguruan tinggi adalah sebagai tempat untuk membangun dan mengembangkan core skill diri.

“Jika ada siswa SMA yang masih bingung menentukan jurusan, mungkin ada yang perlu dievaluasi di jenjang sebelumnya. Eksplorasi minat harus dimulai sejak dini,” tegasnya.

Kebijakan penjurusan di SMA dan MA ini dipandang sebagai langkah strategis menuju visi Indonesia Emas 2045. Namun, kesuksesannya bergantung pada implementasi yang terencana dan dukungan semua pihak.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter : Feni Yusnia

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita jemberDosen Unmuh JemberJemberKabupaten JemberUniversitas Muhammadiyah JemberUnmuh Jember
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Dicabuli ayah.

Selama Setahun, Gadis di Tuban Dicabuli Ayah Kandung 

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID