• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tradisi lisan Nusantara.

Prof Dr Sukatman MPd sebagai Guru Besar bidang Tradisi Lisan dan Pembelajarannya di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember (FKIP Unej). (Foto: dok Unej)

Pandangan Gubes Unej soal Tradisi Lisan Nusantara hingga Budaya Pandhalungan

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Prof Dr Sukatman MPd baru saja dikukuhkan sebagai guru besar bidang Tradisi Lisan Nusantara dan Pembelajarannya di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember (FKIP Unej).

Mengusung orasi ilmiah berjudul “Tradisi Lisan Nusantara dan Kontribusinya bagi Ketahanan Nasional dan Pendidikan Era Persaingan Antar Bangsa”, Prof Sukatman menyebut pentingnya tradisi lisan.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Baca Juga: Semangat Peserta UTBK SNBT 2025 di Unej, Difabel dan Patah Kaki Tetap Ujian

Bukan hanya sekadar peninggalan budaya, melainkan tradisi lisan merupakan fondasi jati diri bangsa yang telah ada sebelum kemunculan kerajaan besar seperti Sriwijaya dan Majapahit. Dia menyingkap eksistensi dinasti-dinasti Nusantara kuno seperti Dinasti Cahaya, Nisan, Sura, dan Saka yang menurutnya menjadi dasar pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dia mengingatkan bahwa sejarah mencatat bagaimana wilayah Nusantara terpecah menjadi beberapa negara seperti Pattani di Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina, Papua Nugini, hingga Timor Leste akibat kolonialisme Barat. Menurut dia, hal ini perlu menjadi pertimbangan serius dalam merumuskan strategi menjaga keutuhan NKRI.

Penelitian Prof Sukatman sering kali membawanya menjelajah langsung ke berbagai situs budaya. Salah satunya saat melakukan penelitian di situs Gunung Padang, Cianjur.

Setelah tiga kali berkeliling situs tanpa menemukan hasil, dia akhirnya meminta bantuan juru pelihara setempat untuk melakukan ritual adat. Menariknya, data tersebut justru berhasil ditemukan.

“Ini memang tidak bisa dijelaskan secara akademis, tetapi saya hormati adat dan budaya lokal di sana,” kisahnya.

Tantangan Teliti Tradisi Lisan Kuno

Penelitian mengenai tradisi lisan kuno menghadapi tantangan besar, terutama karena minimnya sumber akademik mengenai sejarah sebelum 10.000 SM. Namun Prof Sukatman meyakini pentingnya perspektif lokal dalam menafsirkan sejarah demi membangun rasa percaya diri generasi muda dan memperkuat posisi Indonesia di ranah global.

Dia bahkan turut berperan dalam merekonstruksi sejarah Kebudayaan Nusantara sejak 30.000 SM hingga abad pertama Masehi, sebagai dasar historis dalam konflik wilayah seperti sengketa Sipadan dan Ligitan. Dia mengkritisi pandangan sejarah yang terlalu terfokus pada Sriwijaya dan Majapahit, padahal banyak peradaban yang lebih tua telah ada.

Prof Sukatman mendorong agar sejarah Nusantara purba menjadi bagian dari pendidikan nasional sebagai upaya membangun jati diri dan kepercayaan diri generasi muda. Selain itu, dia mengajak penataan ulang narasi sejarah dengan pendekatan kritis dari sudut pandang Nusantara, bukan berdasarkan perspektif Barat. Menurut dia, pendekatan ini strategis dalam memperkuat pendidikan karakter dan ketahanan nasional.

Dalam konteks budaya lokal, Prof Sukatman juga mengajak agar masyarakat mengembangkan wacana budaya Pandhalungan secara lebih progresif dan kritis. Termasuk reinterpretasi tokoh-tokoh seperti Raja Minak Jingga berdasarkan bukti arkeologis, penamaan daerah, dan situs megalitik di wilayah timur Jawa dan Nusantara.

Dia juga menyebut kawasan Pegunungan Argopuro sebagai wilayah yang menyimpan peninggalan budaya besar, bahkan memiliki potensi keterkaitan dengan kisah Nabi Nuh berdasarkan bukti lisan dan arkeologis. Wilayah ini dinilainya layak dikembangkan untuk kepentingan riset, wisata religi, dan pendidikan kebangsaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Akademisi UnejBerita Kabupaten Jember hari iniGuru besar UnejJemberKabupaten Jember hari iniPenelitian tradisi lisan kuno
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Jual hewan kurban di Jember.

Tempat Jual Hewan Kurban di Jember 2025: Lokasi dan Kontak Lengkap

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID