• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Salah satu warga tampak khusyuk berdoa menjelang bulan suci Ramadhan di TPU Kutobedah Malang. (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

Salah satu warga tampak khusyuk berdoa menjelang bulan suci Ramadhan di TPU Kutobedah Malang. (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

Pandemi Belum Usai, Tradisi Nyekar di TPU Kutobedah Malang Makin Ramai

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Berbeda dengan bulan tahun 2020 lalu yang sedang dalam masa pandemi Covid-19, aktivitas tradisi nyekar atau tabur bunga menjelang puasa Ramadhan di TPU Kutobedah, Kota Malang, kembali hidup. Setiap menjelang bulan Ramadhan, pemandangan kemacetan dan deretan ibu-ibu penjual bunga adalah hal biasa di sekitar TPU Kutobedah.

Tradisi nyekar atau tradisi menabur bunga di atas pusara bagi orang Jawa masih lekat dan dilakukan hingga kini. Namun, pada 2021 ini, gelombang peziarah yang datang lebih ramai dibanding 2020 lalu yang sedang dalam pandemi.

You might also like

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

19/07/2026 2:05 PM
Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM
Tradisi nyekar (tabur bunga) dan kirim doa setiap menjelang bulan suci Ramadhan di TPU Kutobedah Malang, Senin (12/04/2021). (Foto:Azmy/Tugu Jatim)
Tradisi nyekar (tabur bunga) dan kirim doa setiap menjelang bulan suci Ramadhan di TPU Kutobedah Malang, Senin (12/04/2021). (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

“Lebih ramai tahun ini dibanding tahun lalu, Mas. Kan tahun lalu pandemi masih rame-ramenya, jadi gak banyak orang yang mau datang. Mungkin takut,” kata Safri, 24, warga sekitar TPU Kutobedah kepada reporter, Senin (12/04/2021).

Sebenarnya, di tahun ini pandemi ini belum dinyatakan usai. Namun, sejumlah peziarah mulai berani kembali beraktivitas, tapi tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan (prokes).

Dagangan penjual bunga tampak laris manis setiap menjelang bulan suci Ramadhan. (Foto:Azmy/Tugu Jatim)
Dagangan penjual bunga tampak laris manis setiap menjelang bulan suci Ramadhan. (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

Seperti diakui salah satu peziarah, Agatha Karisma, 35, bahwa tradisi ziarah (nyekar) ini tetap dia lakukan namun tetap dengan memakai masker dan membatasi interaksi dengan banyak orang secara sembarangan.

“Sebenarnya tahun lalu ya di rumah aja, tapi kalau nyekar ini masih tetap saya lakukan. Tapi, tetap pakai masker, pulangnya mandi dan membatasi interaksi. Kalau nyekar gini kan masih di tempat lapang gak sampai berkerumun,” kata dia.

Seorang anak sedang membersihkan makam. (Foto:Azmy/Tugu Jatim)
Seorang anak sedang membersihkan makam. (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

Kembalinya aktivitas kehidupan dengan adaptasi kebiasan baru ini akhirnya turut membawa dampak ekonomi bagi warga sekitar. Khususnya bagi warga yang menggantungkan rezeki dadakan dari peziarah, baik membantu membersihkan makam keluarga peziarah maupun berjualan bunga.

“Alhamdulilah, tahun ini rezeki nambah, beda sama tahun lalu yang agak sepi orang-orang nyekar. Ini saja saya sehari sudah membantu bersih-bersih 20 makam sudah dapat rezeki Rp 100 ribu,” ujar Ahmad Fauzi, 45, yang sudah melakoni pekerjaan sampingan ini selama 5 tahun belakangan.

Tags: Bulan RamadhanCOVID-19 covid19Kota MalangTPU KutobedahTradisi nyekar
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Next Post
Warga tetap antusias melaksanakan salat Tarawih pertama di Masjid Jami' Gondanglegi, Kabupaten Malang.(Foto: Rap/Tugu Jatim)

Meskipun Diterpa Pandemi dan Gempa Malang, Warga Tetap Antusias Tarawih di Masjid Jami' Gondanglegi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID