• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi. (Foto: Pexels)

Ilustrasi. (Foto: Pexels)

Pelajar Tewas Dikeroyok 3 Pemuda Karena Melirik Knalpot Brong yang Digunakan Pelaku

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in Kriminal
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Muhammad Rafli Akbar, pelajar asal Dukuh Bulak Banteng 2 Suropati 1, Kota Surabaya, harus meregang nyawa usai dikeroyok oleh tiga pemuda yaitu SA (19), RA (18) dan JS (18) dini hari. Pengeroyokan itu diduga karena korban melirik ketiga pelaku saat mengendarai motor dengan knalpot brong, Senin (28/3/2022) lalu.

Paman korban, Yono, menjelaskan sebelum keponakannya dikeroyok. Menurutnya, korban saat itu bermain di rumah temannya, IHM (16) di Jl Pogot Gang 7A Surabaya. Pelajar SMA Dr Soetomo ini memang sering meluangkan waktu kosongnya dengan bermain game di ponsel menggunakan wifi.

You might also like

Sardo Swalayan.

Gagal Curi Uang Rp48 Juta di Sardo Swalayan Malang, Wanita Jatuh ke Atap Rumah Warga

20/07/2026 8:29 PM
Warga Turen.

Dugaan demi Judi Slot, Warga Turen Malang Nekat Curi Emas Tetangganya

20/07/2026 2:40 PM

Tak berselang lama, korban mengetahui kakak IHM yang berjualan tahu telor itu tengah mendorong gerobaknya masuk ke dalam rumah. Lantas, dia berniat membantu dorong gerobak tersebut.

Pada saat yang bersamaan, dua pelaku yang mengenakan motor berknalpot brong itu melintas. Diduga karena suara bising knalpot, sontak korban menoleh ke motor yang dikendarai terduga pelaku. Hal itu memancing emosi keduanya. Mereka mengira korban menantang.

“Mereka diduga tidak terima. Lalu salah satu tersangka mengajak Rafli dan bilang gini ‘ayo diselesaikan apik-apikan nak njobo’ (ayo diselesaikan baik-baik di luar,” ujarnya kepada Tugujatim.id, Rabu (30/3/2022).

Usai itu korban dan pelaku bertemu di Jl Platuk Donomulyo. Namun, saat di lokasi pelaku mengajak tiga teman lainnya. Tanpa basa basi tersangka yang diduga berjumlah lima orang itu mengeroyok Rafli yang masih berada di atas motor Honda Vario hitam.

“Rafli saat itu membonceng temannya (IHM). Dia dipukuli oleh para tersangka,” tuturnya.

Karena kalah jumlah, korban memilih kabur. Sialnya saat memacu motornya, korban terjatuh karena menghindari lubang di Jl Dukuh Bulak Banteng.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka di bagian kepala belakang telinga yang diduga akibat benda tajam.

Mengetahui korbannya berlumur darah dan terkapar tak berdaya. Pelaku kabur meninggalkan lokasi. Kemudian IHM meminta tolong pada driver ojek online (Ojol) yang kebetulan melintas.

“Temannya (IHM) ini minta tolong supaya diantar ke warung Pogot Baru yang biasa tempat berkumpul teman-temannya,” paparnya.

Setibanya di tempat tongkrongan, korban kemudian dibawa ke RSUD Soewandhie untuk mendapatkan penanganan medis.

Dikarenakan pendarahan yang serius, membuat korban menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 01.30 WIB.

“Saya lihat itu darahnya keluar terus waktu di RS. Rafli tidak kuat menahan sakit dan terus meronta-ronta. Jenazah korban dimakamkan pukul 09.00 WIB,” lanjutnya.

Sementara Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Arief Rizky Wicaksana, mengungkapkan dalam kasus ini ada tiga pemuda yang ditetapkan sebagai tersangka. Pihaknya hingga saat ini masih mendalami kasus tersebut dan masih dalam proses penyidikan.

“Kami sudah melakukan penyidikan sejak pertama kali kasus kami tangani. Kami masih melakukan penyidikan terhadap ketiganya,” ujarnya.

Mengenai dugaan Yono bahwa pelaku membawa senjata tajam, AKP Arief menduga bahwa tersangka menggunakan tangan kosong dan korban juga mengalami luka akibat benda tumpul.

“Masih kami selidiki lagi. Yang jelas aksi kekerasan ini dilakukan dengan sadar atau tidak terpengaruh minuman beralkohol. Dikira korban menantang terduga pelaku. Hal itu memancing emosi tersangka. Kemudian mendatangi korban dan melakukan penganiayaan,” pungkasnya.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

Tags: Kota SurabayaPelajar Tewas DikeroyokPemudapengeroyokan
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Sardo Swalayan.

Gagal Curi Uang Rp48 Juta di Sardo Swalayan Malang, Wanita Jatuh ke Atap Rumah Warga

by Dwi Linda
20/07/2026 8:29 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Aksi pencurian di Sardo Swalayan, Kota Malang, berakhir apes. Seorang perempuan berinisial MYP, 27, diduga terjatuh dari...

Warga Turen.

Dugaan demi Judi Slot, Warga Turen Malang Nekat Curi Emas Tetangganya

by Dwi Linda
20/07/2026 2:40 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Seorang pria berinisial DCP, 40, warga Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, ditangkap jajaran Polres Malang setelah diduga mencuri...

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Gudang distributor makanan.

Terungkap! Warga Gresik Bobol Gudang Distributor Makanan di Kota Batu, Kirim Barang Curian lewat Ekspedisi

by Dwi Linda
18/07/2026 11:52 AM
0

BATU, Tugujatim.id – Satreskrim Polres Batu berhasil mengungkap kasus pembobolan gudang distributor makanan di Kota Batu, Jawa Timur. Seorang pria...

Next Post
Pengurus PC Lesbumi NU Kabupaten Malang.

Lesbumi NU dan Perayaan Menyambut Ramadan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID