SURABAYA, Tugujatim.id – Ribuan calon pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Surabaya menyerbu Mapolrestabes Surabaya, Senin, 15 September 2025. Antrean panjang di Layanan SKCK terlihat sejak pagi.
Mereka rela duduk di kursi darurat, bahkan lesehan di halaman hingga area masjid, demi mendapatkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sebagai syarat pemberkasan PPPK Paruh Waktu.
Kepala Seksi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty Dewi Nainggolan, menjelaskan lonjakan pemohon kali ini jauh di atas rata-rata. Biasanya, Polrestabes hanya melayani 250–300 orang per hari. Namun, kali ini jumlahnya menembus ribuan.
“Tidak ada kuota. Kami buka dari jam 8 pagi sampai malam hari. Untuk mengurai antrean, layanan juga dibuka di Polsek, serta lewat mobil keliling SKCK,” kata Rina.
Selain Polsek, Polrestabes juga bekerja sama dengan Badan Kesbangpol Surabaya untuk membuka pelayanan di beberapa titik strategis. “Warga bisa mengurus di Siola dan BG Junction. Polda Jatim juga ikut membantu,” imbuhnya.

Kebijakan ini diambil agar pemohon tidak menumpuk di Mapolrestabes. Meski begitu, hingga sore hari antrean masih padat.
Suasana padatnya antrean sempat jadi obrolan di kalangan pemohon. Ada yang membawa bekal makanan dari rumah, ada pula yang terpaksa cuti kerja sehari penuh demi mengurus SKCK.
Salah satunya Ahmad (34), tenaga harian non-ASN, yang mengaku datang pukul 06.00 WIB. Meski tiba pagi buta, ia tetap mendapat nomor antrean di atas 600.
BACA JUGA: Polres Tuban Dibanjiri Pemohon SKCK Buntut dari Jadwal Baru Pemberkasan PPPK
Fenomena antrean panjang SKCK ini menjadi cermin betapa tingginya minat warga Surabaya untuk masuk jalur PPPK paruh waktu. Polisi memastikan layanan ekstra akan terus berjalan hingga seluruh kebutuhan warga terpenuhi.
“Ya harus sabar. Kalau tidak segera diurus, bisa ketinggalan pemberkasan PPPK paruh . Karena informasi baru keluar Jumat lalu, jadi semua buru-buru urus SKCK,” tukas Ahmad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Layla Aini
Editor: Darmadi Sasongko








