• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
penahanan aktivis di Jember

Pimpinan Komnas HAM, Anis Hidayah soroti penahanan aktivis di Jember. (Foto: Istimewa)

Penahanan Aktivis di Jember Disorot Komnas HAM

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
10 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyoroti penahanan aktivis di Jember yang dilakukan pihak berwajib. Dalam sikapnya, lembaga ini menekankan pentingnya penegak hukum dalam menjalankan tugas dengan menghormati martabat kemanusiaan dan menghindari tindakan penahanan yang tidak berdasar.

Kelompok penggerak sosial tersebut sebelumnya menggelar demonstrasi dukungan menyusul insiden penganiayaan terhadap pengendara transportasi daring bernama Affan Kurniawan yang dilakukan oknum berseragam saat demonstrasi berlangsung di ibu kota. Kasus penahanan ini kini tengah dalam pengawasan ketat Komnas HAM.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Pimpinan Komnas HAM, Anis Hidayah, mengungkapkan bahwa institusinya bersama enam organisasi pemerhati kemanusiaan lainnya telah menghadirkan Kelompok Investigasi Lapangan untuk menelusuri serangkaian unjuk rasa dan kekacauan yang muncul di sejumlah wilayah sepanjang periode Agustus-September 2025.

“Perhatian utama kami tertuju pada indikasi penahanan tanpa prosedur yang benar oleh pihak berwenang, dengan jumlah kasus yang signifikan tersebar di berbagai lokasi. Tim kami telah mengadakan observasi langsung di 14 wilayah provinsi dan 22 daerah tingkat kedua, termasuk kawasan Jawa Timur bagian timur,” jelas Anis pada Sabtu (4/10/2025) sore.

Menurutnya, lembaga akan meminta penjelasan resmi dari institusi kepolisian mengenai mekanisme penahanan yang diterapkan di Jember. “Apabila terungkap adanya penyimpangan, misalnya penahanan yang tidak memiliki landasan yuridis memadai, pihak berwajib wajib mempertanggungjawabkan tindakannya secara hukum, sementara pihak yang dirugikan berhak mendapat kompensasi,” tambahnya.

Anis menegaskan bahwa pelaksanaan supremasi hukum wajib tetap mengindahkan nilai-nilai kemanusiaan fundamental dan tidak boleh dijadikan instrumen untuk membekap hak menyuarakan pendapat.

“Hasil investigasi awal masih dalam tahap penggabungan data dan akan kami umumkan dalam waktu dekat,” paparnya.

Di luar persoalan penahanan, lembaga HAM juga menyayangkan adanya tindakan penyitaan literatur yang dijalankan aparat di beberapa lokasi ketika aksi massa sedang berlangsung.

“Buku merupakan wahana ilmu pengetahuan, seharusnya tidak dijadikan dalih untuk tindakan represif. Institusi keamanan perlu meningkatkan profesionalisme dan tidak mengeksploitasi kekuasaan secara tidak proporsional,” ujar Anis.

Lembaga HAM berharap situasi ini dapat menjadi katalis bagi transformasi institusi kepolisian, supaya aparatur menjalankan fungsinya dengan lebih terbuka, berperikemanusiaan, dan berpegang pada asas kesetaraan hukum. Terlebih lagi, pemerintahan juga telah membentuk satuan tugas reformasi kepolisian.

“Ekspektasi kami adalah situasi ini dijadikan titik balik agar kepolisian melakukan perbaikan internal dalam mengemban tanggung jawabnya. Mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan fundamental, tidak menyalahgunakan otoritas yang berujung pada masalah seperti penahanan tanpa prosedur dan praktik penganiayaan yang sampai sekarang masih kerap terjadi,” tutur Anis.

Sebelum kejadian ini mencuat, pihak kepolisian Jember telah mengamankan 10 penggerak sosial pasca-gelaran demonstrasi dukungan yang menuntut keadilan untuk Affan Kurniawan, pengemudi transportasi daring yang mengalami tindak kekerasan dari oknum aparat. Pihak keamanan menjerat para penggerak sosial dengan tuduhan perusakan properti dan provokasi massa.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita jemberJemberKabupaten JemberKomnas HAMPolres Jember
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
puncak bangunan Kuno Misterius

Puncak Bangunan Kuno Misterius Masuk Daftar Cagar Budaya Mojokerto

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID