JEMBER, Tugujatim.id – Respons antusias muncul dari masyarakat Bali menyusul lawatan Bupati Jember Muhammad Fawait ke Provinsi Bali. Usulan pemanfaatan koridor penerbangan Bali-Jember sebagai alternatif akses menuju lokasi persembahyangan di Pura Semeru Agung, Lumajang, disambut dengan minat tinggi oleh komunitas Hindu setempat.
Pimpinan Desa Kesiman Kertalangu I Made Suena mengungkapkan bahwa opsi transportasi udara ini menawarkan efektivitas signifikan bila dibandingkan dengan moda darat yang memakan waktu berjam-jam. Menurut dia, komunitas desanya telah menunjukkan kesiapan untuk mengadopsi rute baru ini dalam rangkaian kegiatan ritual keagamaan mereka.
Baca Juga: Penerbangan Langsung Jember-Bali Dinilai Potensi Dongkrak Sektor Wisata
“Selama ini kami mengandalkan armada bus dengan durasi perjalanan mendekati setengah hari. Keberadaan jalur lewat Jember tentu memberikan kemudahan luar biasa. Antusiasme kami sangat besar,” jelasnya pada Kamis (11/12/2025).
Suena memaparkan bahwa setiap tahunnya, delegasi besar yang melibatkan berbagai instansi pemerintah, wilayah administratif, hingga tingkat kelurahan di Denpasar wajib hadir dalam ritual tahunan di kompleks suci tersebut.
Puncak pelaksanaan upacara umumnya jatuh pada pertengahan tahun, disesuaikan dengan perhitungan tradisional dan siklus peribadatan. Setiap kontingen desa biasanya mengirim sekitar empat puluh partisipan. Tantangan utama selama ini adalah durasi perjalanan yang panjang dan melelahkan.
“Jika nantinya bisa transit via Jember, tentunya jarak tempuh menuju Lumajang akan jauh lebih ringkas. Kami sangat berminat menggunakannya,” imbuhnya.
Kepala desa tersebut menyampaikan bahwa informasi mengenai alternatif rute penerbangan Bali-Jember ini akan segera dikomunikasikan kepada struktur pemerintahan desa serta jajaran eksekutif Kota Denpasar. Tahap berikutnya akan melibatkan pembahasan seputar adaptasi alokasi dana dan mekanisme perjalanan keagamaan.
“Mengingat ini berkaitan dengan aspek pendanaan para peserta, sudah pasti diperlukan penyesuaian. Namun dengan hadirnya konektivitas penerbangan Bali-Jember ini, kami melihat potensi penghematan yang menjanjikan,” tuturnya.
Suena juga mengajukan gagasan pembentukan kesepakatan resmi antara pemerintah kota Denpasar dengan kabupaten Jember guna memperlancar utilisasi jalur tersebut, termasuk untuk kepentingan pelestarian budaya dan event-event di wilayah Jember.
Jember Jadi Penghubung Bali-Lumajang
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan posisi Jember sebagai simpul penghubung strategis yang menautkan Bali dengan Lumajang serta kawasan Tapal Kuda lainnya. Selain keunggulan geografis, Jember juga menyediakan beragam objek wisata yang dapat dinikmati rombongan sebelum atau sesudah melaksanakan ibadah.
“Melalui Jember, aksesibilitas menjadi jauh lebih optimal. Kami berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik untuk keperluan spiritual maupun kepariwisataan,” ujar Fawait.
Perlu dicatat bahwa pemerintah Kabupaten Jember baru-baru ini meluncurkan layanan penerbangan langsung rute Jember-Denpasar pulang-pergi yang dioperasikan oleh Wings Air. Saat ini, frekuensi penerbangan dilayani tiga kali dalam sepekan, yakni setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








