Pengin Kuliah di Ivy League? Ketahui 3 Hal Ini

Pengin Kuliah di Ivy League? Ketahui 3 Hal Ini

  • Bagikan
Ilustrasi mahasiswa yang kuliah di Ivy League/tugu jatim
Ilustrasi mahasiswa yang kuliah di Ivy League. (Foto: Unplash)

Tugujatim.id –  Bukan rahasia umum lagi jika delapan universitas yang tergabung dalam organisasi Ivy League berhasil menarik minat pelajar. Hampir seluruh siswa di dunia mulai dari siswa yang cerdas, para pekerja keras hingga siswa yang ingin kejelasan karirnya berminat belajar di salah satu kampus Ivy League.

Semua itu karena Ivy League sangat membantu siswa dalam karir profesional mereka mulai dari bidang hukum dan kedokteran, hingga teknik elektro dan bisnis.

Delapan universitas yang tergabung dalam Ivy League di antaranya Harvard University (Massachusetts), Yale University (Connecticut), Princeton University (New Jersey), Columbia University (New York), Brown University (Rhode Island), Dartmouth College (New Hampshire), University of Pennsylvania (Pennsylvania), dan Cornell University (New York).

Namun sebelum mencoba di salah satu kampus tersebut, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan, melansir dari Study Portals, setidaknya ada tiga hal yang harus diketahui sebelum mendaftar.

1. Pendaftaran Ivy League

Menurut situs Study Portals, pada tahun 2020 Ivy League hanya menerima kurang dari 10% pendaftar. Sehingga seleksi masuk bisa dikatakan sangat ketat dan para pendaftar harus mencapai standar yang jauh lebih tinggi daripada standar di universitas negeri mana pun.

2. Persyaratan Penerimaan

Ketika ingin mendaftar, pastikan seluruh persyaratan yang diminta oleh kampus yang dituju telah lengkap ya. Biasanya kampus Ivy League meminta beberapa hal yang perlu disiapkan seperti hasil SAT Reasoning Test, Graduate Record Examination (GRE), Law School Admission Test (LSAT), maupun Grade Point Average (GPA) tergantung persyaratan yang diberikan oleh kampus yang dituju.

3. Cari Sesuai Kebutuhan

Study Portals juga mengingatkan bagi calon pendaftar untuk memilih universitas yang sesuai dengan kebutuhan. Hal ini dikarenakan ada ribuan institusi pendidikan tinggi di AS, dan beberapa di antaranya mendapat nilai tinggi di peringkat universitas sementara biaya kuliahnya lebih rendah yang bisa menjadi alternatif bagi para pendaftar.

  • Bagikan