• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Klenteng Kwan Sing Bio.

Bos Kopi Kapal Api, Soedomo Mergonoto saat menghadiri peringatan ulang tahun Klenteng Kwan Sing Bio Tuban pada Jumat (18/07/2025). (Foto: dok. Istimewa)

3 Konglomerat Surabaya Gagal Redam Konflik Internal di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Upaya mendamaikan dua kubu yang berseteru di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban masih menemui jalan buntu. Bahkan, bos Kopi Kapal Api, Soedomo Mergonoto, bersama dua pengusaha asal Surabaya lainnya, belum berhasil mempertemukan kedua belah pihak yang masih bersikeras mempertahankan klaim masing-masing atas kepengurusan Klenteng Kwan Sing Bio Tuban.

“Keduanya sama-sama ngotot mempertahankan klaimnya,” ujar Soedomo saat menghadiri peringatan ulang tahun klenteng terbesar di Asia Tenggara itu pada Jumat (18/07/2025).

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Perseteruan internal ini melibatkan dua kelompok, yakni pihak Alim Sugiantoro dan kubu Go Tjong Ping. Dugaan sengketa dipicu hasil pemilihan pengurus Klenteng Kwan Sing Bio periode 2025–2028 yang dianggap cacat prosedur oleh salah satu pihak, sementara pihak lainnya tetap meyakini proses tersebut sah.

Baca Juga: 1.000 Paket Sembako Dibagikan Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, Warga Antusias Antre Tukar Kupon

Menurut Soedomo, kunci penyelesaian konflik ini sebenarnya sederhana, yakni kemauan untuk saling menurunkan ego. Namun, hingga kini, belum ada tanda-tanda kompromi.

“Kami tinggal tunggu, mau saling mengalah atau tidak,” tegas Soedomo.

Sebagai tokoh yang dikenal luas di dunia usaha, Soedomo tidak tinggal diam. Dia berkali-kali menegaskan bahwa klenteng bukanlah arena perebutan kekuasaan atau ajang mencari keuntungan pribadi. Dia menekankan bahwa tempat ibadah itu seharusnya menjadi sarana pengabdian bagi umat.

“Apa yang mau direbutkan? Dijual juga nggak bisa. Yang penting jangan cari untung dari klenteng ini,” tandasnya.

Bos Kapal Api dan Maspion Group Fasilitasi Mediasi Berujung Gaduh

Bersama dua rekannya, Welly Afandi dan Alim Markus dari Maspion Group, Soedomo sempat memfasilitasi pertemuan antara dua kubu tersebut. Sayangnya, usaha itu justru berujung kegaduhan.

“Kuncinya ada di tangan mereka, mau berdamai atau tetap berseteru,” ujar bos Kapal Api ini.

Konflik yang tidak kunjung reda ini bahkan nyaris menggagalkan perayaan HUT Klenteng Kwan Sing Bio yang berlangsung pada 17–18 Juli 2025. Namun, Soedomo dan rekan-rekannya memilih untuk tetap menggelar acara dengan fokus melayani umat yang datang beribadah.

“Saya bilang, ulang tahun ini dua hari cukup. Terpenting umat datang, kami layani. Butuh kamar kami sediakan, butuh makan kami kasih,” ujar dia.

Lelah dengan konflik yang berkepanjangan, Soedomo mengaku telah menempatkan orang kepercayaannya di Tuban agar pelayanan kepada umat tidak terganggu. Dia berharap persoalan ini segera usai.

“Kami ini melayani orang. Bukan merasa sok hebat. Klenteng ini bukan milik kami secara pribadi. Jadi, apa yang mau diperebutkan?” ujarnya.

Baca Juga: Di Tengah Konflik, Perayaan Ulang Tahun Kongco di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban Tetap Jadi Simbol Keberagaman

Diberitakan sebelumnya, baru sepekan terpilih, posisi Go Tjong Ping sebagai Ketua Umum Klenteng Kwan Sing Bio Tuban langsung digoyang. Protes dari seorang umat membuat proses legalisasi kepengurusan mandek di tengah jalan.

Masalah ini bermula dari keberatan salah satu umat, Wiwit Indra Setijoweni, warga Kecamatan Tuban Kota, yang mengirimkan surat protes ke Kementerian Agama. Surat itu menyebut bahwa kepengurusan yang diketuai Tjong Ping masih menyisakan konflik hukum.

Akibatnya, permohonan Tjong Ping untuk mendapatkan referensi nama organisasi dari Kanwil Kemenag Jawa Timur ditolak. Padahal, menurut dia, proses pemilihan sudah berjalan sesuai prosedur. Tapi, kasus ini terus bergulir makin memanas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniKabupaten Tuban hari iniKlenteng Kwan Sing Bio TubanKonflik Klenteng Kwan Sing Bio TubanKonflik pengurus Klenteng Kwan Sing BioKonglomerat asal SurabayaTuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Pedagang burung di Tuban.

Berkah Tradisi Ciswak, Pedagang Burung di Tuban Raup Untung di Klenteng Kwan Sing Bio

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID