• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tim geofisika BMKG Nganjuk melakukan survei mikrotremor menggunakan alat TDS portable di lokasi tanah pekarangan yang tiba-tiba ambles.

Tim geofisika BMKG Nganjuk melakukan survei mikrotremor menggunakan alat TDS portable di lokasi tanah pekarangan yang tiba-tiba ambles. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Penjelasan Tim Geofisika BMKG Nganjuk Soal Tanah Pekarangan yang Ambles di Tuban

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Setelah melakukan survei dan pengkajian, tim Geofisika BMKG Nganjuk menjelaskan soal amblesnya tanah pekarangan di Tuban. Ada tiga kesimpulan sebagai penjelasan dari survei tersebut.

Pertama, frekuensi natural (f0) di sekitar area amblesan tanah diperoleh nilai 5.641 Hz dan faktor amplifikasi (A0) di sekitar area amblesan diperoleh nilai 7.36.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Gelombang Udara Kabur Meluas Cuaca di Jawa Timur 2 Juli 2026, Waspadai Penurunan Jarak Pandang Signifikan

02/07/2026 8:41 AM
ILMU Semeru

Polda Jawa Timur Luncurkan Aplikasi ILMU Semeru, Permudah Masyarakat Lacak Kendaraan Hilang

01/07/2026 9:30 PM

Kedua, berdasarkan nilai f0 tersebut dapat disimpulkan jenis batuan di area amblesan merupakan jenis batuan II, karena memiliki nilai 4-6,67. Artinya, area tersebut merupakan batuan alluvial dengan ketebalan 5 m.

Terdiri dari pasir berkerikil, lempung keras berpasir, tanah liat, lempung dan sebagainya. Sehingga apabila ada goncangan yang kuat seperti goncangan gempa bumi akan mudah rapuh dan ambles.

Ketiga, berdasarkan hasil pengukuran diperoleh nilai indeks kerentanan seismik (Kg) di area amblesan sebesar 9.602.

Selain hasil survei mikrotremor dengan menggunakan alat TDS portable, BMKG Nganjuk juga memberikan saran terkait permasalahan ini, di antaranya dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai kondisi batuan di area amblesan, mengingat rekahan semakin melebar.

Kemudina, perlu melakukan pengukuran geolistrik oleh pihak yang berwenang dalam hal ini Badan Geologi Provinsi Jawa Timur untuk mengetahui ketebalan lapisan batuan di area amblesan. Untuk sementara waktu masyarakat diimbau tetap tenang dan menjauhi area amblesan tersebut.

“Perlu dibuatkan pagar keamanan untuk mengantisipasi masyarakat agar tidak mendekati area,” tulis Kepala Stasiun BMKG Nganjuk, Sumber Harto.

Untuk diketahui, fenomena alam berupa tanah ambles yang sering disebut “sink hole” terjadi di kawasan ring satu operasional PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Tuban, tepatnya di Dusun Dermo, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Kamis (19/05/2022).

“Tanah yang ambles ini dengan diameter kurang lebih 30 meter dan kedalaman air 1,5 meter,” ujar Kapolsek Jenu, AKP Gunawan Wibisono.

Dia mengatakan, fenomena tanah ambles ini kali pertama diketahui seorang penggembala sapi bernama Rasi. Warga setempat saat itu merasa kaget karena ada kubangan besar dan terdapat genangan air yang sebelumnya kondisi ladang pertanian itu datar atau tidak berlubang.

“Sebelumnya tanah yang ambles ini banyak rerumputan, dan kondisi tanahnya datar dan tidak berlubang,” tegas AKP Gunawan, panggilan akrab kapolsek Jenu.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: BMKG NganjukKabupaten TubanPenyebab Tanah Ambles TubanTanah Ambles Tuban
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Gelombang Udara Kabur Meluas Cuaca di Jawa Timur 2 Juli 2026, Waspadai Penurunan Jarak Pandang Signifikan

by Dwi Linda
02/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Kamis (02/07/2026) bergerak dalam pola yang tidak sepenuhnya bersahabat, dengan udara kabur menyelimuti...

ILMU Semeru

Polda Jawa Timur Luncurkan Aplikasi ILMU Semeru, Permudah Masyarakat Lacak Kendaraan Hilang

by Mochamad Abdurrochim
01/07/2026 9:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur menyempurnakan fitur aplikasi ILMU Semeru sebagai layanan digital yang memudahkan...

Penemuan Jenazah Bayi

Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Jenazah Bayi dalam Kendil di Tepi Sungai Wonokromo

by Mochamad Abdurrochim
01/07/2026 3:50 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kepolisian mengungkap kronologi penemuan jenazah bayi laki-laki yang ditemukan di dalam sebuah kendil di tepi Sungai Pulo...

Pemkot Blitar.

Imbas Pertamax Naik, Pemkot Blitar “Sunat” Volume Perjalanan Dinas demi Hemat Anggaran

by Dwi Linda
01/07/2026 9:06 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Lonjakan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax yang menyentuh Rp16.250 per liter memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar harus...

Next Post
MUI Kabupaten Pasuruan saat menggelar safari dakwah di Pondok Pesantren Assholach Kejeron, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan Sabtu (21/05/2022).

Cegah Paham Menyimpang, MUI Kabupaten Pasuruan Gelar Safari Dakwah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID