Peringati Hari Air Sedunia, BBWS Bojonegoro Sebar 25.000 Benih Ikan di Waduk Pacal

  • Bagikan
Pelaksanaan peringatan Hari Air Sedunia Balai Besar Bengawan Solo (BBWS) wilayah Kabupaten Bojonegoro tanam pohon dan sebar benih ikan di Waduk Pacal, Bojonegoro, Senin (22/03/2021). (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)
Pelaksanaan peringatan Hari Air Sedunia Balai Besar Bengawan Solo (BBWS) wilayah Kabupaten Bojonegoro tanam pohon dan sebar benih ikan di Waduk Pacal, Bojonegoro, Senin (22/03/2021). (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia, pihak Balai Besar Bengawan Solo (BBWS) wilayah Kabupaten Bojonegoro melaksanakan kegiatan tanam pohon dan menebar benih ikan di Waduk Pacal, Bojonegoro, Senin (22/03/2021).

Pada Hari Air Sedunia yang ke-29 ini, pihak BBWS bersama instansi terkait di wilayah Kabupaten Bojonegoro melaksanakan kegiatan penanaman 4.000 pohon dan menebar sekitar 25.000 benih ikan di Waduk Pacal Bojonegoro. Kegiatan ini juga sebagai upaya dalam menjaga kelestarian alam.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

PPK BBWS Wilayah Kabupaten Bojonegoro Antonius mengajak masyarakat untuk tetap melestarikan alam di sekitar Waduk Pacal.

“Mari kita jaga kelestarian lingkungan alam di sekitar Waduk Pacal agar bisa bermanfaat bagi kehidupan masyarakat sekitar,” ujar pria asal Solo tersebut.

Selain sebar benih ikan, juga menanam 4.000 pohon di Kabupaten Bojonegoro. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)
Selain sebar benih ikan, juga menanam 4.000 pohon di Kabupaten Bojonegoro. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)

Sementara itu, Camat Temayang Imam mengucapkan terima kasihnya kepada pihak terkait yang telah melakukan perayaan Hari Air Sedunia ini.

“Terima kasih kepada pihak Balai Besar Bengawan Solo wilayah Kabupaten Bojonegoro yang sudah melaksanakan kegiatan puncak Hari Air Sedunia di Waduk Pacal,” ujarnya.

Untuk diketahui, kegiatan Hari Air Sedunia ke-29 di Waduk Pacal ini juga dihadiri sejumlah pejabat yang ada di Kabupaten Bojonegoro, di antaranya Kepala Dinas PU SDA Tedjo Sukmono, Forkopimca Kecamatan Temayang, pegawai Perhutani, dan Ketua Kelompok Penggiat Lingkungan Exalos Indonesia Regional Bojonegoro. (Mila Arinda/ln)

  • Bagikan