• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Taman Baca Mahanani Kediri menggelar Pameran Lukisan dan Pitutur Gus Dur untuk peringati haul ke-11 presiden ke-4 RI tersebut. (Foto: Noe/Tugu Jatim)

Taman Baca Mahanani Kediri menggelar Pameran Lukisan dan Pitutur Gus Dur untuk peringati haul ke-11 presiden ke-4 RI tersebut. (Foto: Noe/Tugu Jatim)

Peringati Haul ke-11, Taman Baca Mahanani Kediri Gelar Pameran Lukisan dan Pitutur Gus Dur

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Menutup 2020, pameran lukisan Gus Dur atau KH Abdurrahman Wahid, Presiden RI keempat itu digelar di Pendhapa Sekolah Alam Ramadhani, Mojoroto, Kota Kediri. Kegiatan yang diselenggarakan Taman Baca Mahanani ini bertujuan untuk memperingati Haul Gus Dur ke-11.

Tak hanya pameran lukisan dan pitutur Gus Dur, namun ada pertunjukan monolog singkat dari dalang muda Ki Rusyiddiq Wahid dengan judul ‘Pitutur Semar’.

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

“Acara ini untuk mengenang sisi kemanusiaan Gus Dur,” ungkap Dosen Psikologi IAIN Kediri Sunarno. Pria yang juga pengelola Sekolah Alam Ramadhani tersebut menerangkan sisi kemanusiaan Gus Dur selalu melekat menjadi aset bagi Indonesia. Terlebih, kata Sunarno, banyak sekali pitutur Gus Dur yang masih relevan.

Taman Baca Mahanani Kediri menggelar Pameran Lukisan dan Pitutur Gus Dur untuk peringati haul ke-11 presiden ke-4 RI tersebut. (Foto: Noe/Tugu Jatim)
Taman Baca Mahanani Kediri menggelar Pameran Lukisan dan Pitutur Gus Dur untuk peringati haul ke-11 presiden ke-4 RI tersebut. (Foto: Noe/Tugu Jatim)

Baca Juga: Kilas Balik 5 Peristiwa Penting di Indonesia Tahun 2020

Mengapa pitutur menjadi penting? Mendapatkan pertanyaan ini, Sunarno menjelaskan pitutur dalam Bausastra Jawa memiliki arti pelajaran, nasihat, atau peringatan. “Orang yang memberikan pitutur adalah orangtua (orangtua kepada anak), dan mereka yang sudah “tua” atau “dituakan” (simbah kepada cucu, kyai kepada santri, dll). Juga “kasepuhan”, yaitu orang yang dihormati di satu tempat tertentu,” imbuhnya.

Melalui pameran lukisan sketsa Gus Dur karya Budiyono Kampret, perupa dari Ngawi, yang di dalamnya terdapat berbagai pitutur. “Di masa pandemi, dengan ngalap barokah Kiai Abdurrahman Wahid kembali menengok dan ngaji pitutur kebudayaan luhur,” terangnya.

Sunarno menambahkan pelibatan anak-anak dengan terbatas dalam kegiatan tersebut merupakan upaya bagaimana anak-anak kembali membaca dan belajar pitutur yang ada di sketsa. Sebab, kata Sunarno, banyak sekali pitutur untuk anak-anak sekolah. Seperti, anak-anak adalah masa depan, dan sebagai orangtua tidak boleh bosan memberi nasihat kepada anak-anak.

Taman Baca Mahanani Kediri menggelar Pameran Lukisan dan Pitutur Gus Dur untuk peringati haul ke-11 presiden ke-4 RI tersebut. (Foto: Noe/Tugu Jatim)
Taman Baca Mahanani Kediri menggelar Pameran Lukisan dan Pitutur Gus Dur untuk peringati haul ke-11 presiden ke-4 RI tersebut. (Foto: Noe/Tugu Jatim)

Baca Juga: Kaleidoskop Internasional 2020: Kebakaran Hutan Australia hingga Ledakan Beirut

“Untuk usia anak-anak sing pas dengan pendekatan tutur. Termasuk mengenalkan sosok Gus Dur kepada anak-anak. Anak-anak butuh role model bagi hidup dan kehidupannya kelak. Dan Gus Dur adalah satu tokoh role model,” kata Sunarno.

Selain itu, penampilan apik dari Ki Rusyiddiq juga menarik perhatian pengunjung yang datang terbatas tersebut. Ia mengakhirinya dengan sebuah tembang ngelmu iku kalakone kanthi laku. Lekase lawan kas, tegese kas nyantosani. Sedya budya pangekese dur angkara. (noe/gg)

Tags: Abdurrahman Wahidberita jatimBulan Gus DurGus DurJawa TimurKabupaten KediriKediriKota Kediri
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Operasi penyisiran tim gabungan pasca penetapan ormas FPI sebagai organisasi yang dilarang, Kamis (31/12/2020). (Foto: Azmy)

Polresta Malang Kota: Malang Dijamin Steril dari Atribut FPI

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID