JEMBER, Tugujatim.id – Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali memperkuat eksistensinya di kancah internasional. Kali ini, kampus vokasi unggulan asal Jember itu menyambut mahasiswa dan dosen dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Melaka Branch, Malaysia, dalam program pertukaran pelajar pada Senin (20/10/2025).
Kegiatan ini diawali dengan Opening Ceremony UiTM Student and Teacher Mobility yang digelar di Auditorium Vokasi Polije.
Agenda tersebut menjadi tanda dimulainya serangkaian program kolaboratif yang akan berlangsung selama satu minggu, berisi berbagai kegiatan akademik dan budaya antara dua institusi pendidikan vokasi tersebut.
Baca Juga: Polije Gelar Wisuda Ke-48, Salah Satu Wisudawan Penerima Beasiswa Kemenkes Asal NTT
Direktur Polije Saiful Anwar STP MP menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring internasional kampus. Menurut dia, Polije berkomitmen terus membangun kerja sama berkelanjutan dengan mitra luar negeri guna meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.
“Hari ini merupakan bagian dari upaya Polije untuk mewujudkan visinya menjadi perguruan tinggi vokasi bertaraf internasional yang unggul di bidang agroteknotropika,” ujarnya.
Saiful menambahkan, program ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara Indonesia dan Malaysia melalui pertukaran ilmu serta budaya.

“Melalui program ini, kami tidak hanya membangun hubungan institusi, tetapi menciptakan ruang pembelajaran yang saling menguntungkan antara mahasiswa Indonesia dan Malaysia, sekaligus mempersiapkan mereka menjadi lulusan yang kompetitif di tingkat global,” imbuh dia.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan pin kepada peserta dari UiTM sebagai tanda dimulainya secara resmi program UiTM Student and Teacher Mobility to Polije.
Salah satu peserta dari UiTM, Maryam Humaira Binti Mohd Shahrizaiffuddy, menyampaikan antusiasmenya terhadap kesempatan belajar lintas negara ini.
“Saya sangat senang bisa belajar budaya Indonesia sekaligus berbagi budaya Malaysia melalui berbagai kegiatan interaktif yang telah disiapkan,” ungkapnya dengan semangat.

Maryam juga menilai bahwa kegiatan seperti ini sangat penting bagi generasi muda untuk memperluas wawasan tentang pendidikan tinggi.
“Kolaborasi antara Polije dan UiTM Melaka sangat berarti bagi generasi muda karena memberikan perspektif baru dalam memahami pendidikan vokasi di negara tetangga, serta memperkuat persaudaraan antara kedua bangsa,” imbuhnya.
Sementara itu, Nur Aqilah Norwahi, dosen Academy of Language Studies UiTM, mengapresiasi sambutan hangat dari sivitas akademika Polije. Dia mengaku terkesan dengan fasilitas pembelajaran berbasis industri yang dimiliki kampus tersebut.
“Fasilitas seperti Auto Hub dan berbagai TEFA yang kami kunjungi sangat mengesankan dan menunjukkan komitmen tinggi dalam pendidikan vokasi,” tuturnya.

Dia menambahkan, pengalaman praktik langsung di TEFA menjadi referensi berharga bagi pengembangan kurikulum di UiTM.
“Melalui kegiatan praktik langsung di TEFA, kami dapat melihat implementasi nyata pendidikan vokasi di Polije dan bagaimana teori diterapkan dalam praktik industri sesungguhnya, yang sangat bermanfaat untuk pengembangan kurikulum di institusi kami,” katanya.
Selain itu, kegiatan tersebut turut menghadirkan Guest Lecture bertema “Speak to Connect” dengan pembicara dari UiTM. Sesi ini memperkuat dimensi akademik serta mempererat hubungan kedua institusi vokasi lintas negara tersebut.
Para mahasiswa UiTM dijadwalkan mengikuti serangkaian kegiatan immersive selama satu minggu, mencakup pengenalan kampus Polije, pertukaran budaya Indonesia–Malaysia, hingga kunjungan ke berbagai Teaching Factory (TEFA) unggulan Polije. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati








