Presiden hingga Penulis, 7 Tokoh Nasional Asal Pacitan

Presiden hingga Penulis, 7 Tokoh Nasional Asal Pacitan

  • Bagikan
Tokoh nasional dari Pacitan, (dari kiri) Nursuhud, Haryono Suyono, Ir. Sutarto Alimoeso,  Susilo Bambang Yudhoyono, Bambang Dwi Hartono, Sudijono Sastroadtmodjo, dan J.F.X. Hoerry./tugu jatim
Tokoh nasional dari Pacitan, (dari kanan) Nursuhud, Haryono Suyono, Ir. Sutarto Alimoeso,  Susilo Bambang Yudhoyono, Bambang Dwi Hartono, Sudijono Sastroadtmodjo, dan J.F.X. Hoerry. (Foto: Instagram @BanggaPacitan)

PACITAN, Tugujatim.id – Membincang seputar Pacitan memang tak ada habisnya. Mulai dari soal sejarah, pariwisata, kesenian, kearifan lokal, hingga para tokohnya. Siapa yang tak mengenal Pacitan, kabupaten yang dijuluki The Hidden Paradise sebab objek wisatanya yang sangat memikat.

Selain terkenal sebagai Kota Seribu Satu Goa, wilayah yang terletak di sebelah barat daya Provinsi Jawa Timur ini juga dikenal sebagai kota yang melahirkan banyak tokoh pemimpin nasional. Tak heran, bila Pacitan kadang disebut  sebagai “Kotanya Para Pemimpin”.

Tak hanya Susilo Bambang Yudoyono (SBY), Presiden Keenam Republik Indonesia yang menjadi ikon pemimpin dari Pacitan, masih ada sederet nama lain yang menjadi penulis terkenal, akademisi, anggota dewan, kepala daerah dan juga menteri. Mengutip dari postingan akun instagram @BanggaPacitan, ada tujuh nama tokoh pemimpin nasional  yang berasal dari daerah ini. Siapakah mereka? Simak penjelasan berikut.

1. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Susilo Bambang Yodhoyono sebagai Presiden ke-6 Republik Indonesia (RI) ini menempati urutan pertama tokoh pemimpin nasional lahir di Pacitan. Dia lahir di Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan pada 09 September 1949. Orang tuanya bernama Raden Soekotjo dan Siti Habibah. SBY menjadi orang nomor satu di Indonesia selama dua periode, yaitu 2004-2009 dan 2009-2014.

2. Prof Dr Haryono Suyono

Haryono Suyono pernah menjabat sebagai Menteri BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional), Menko Kesra dan Taskin pada masa pemerintahan Presiden Soeharto dan Presiden B J Habibie. Dia lahir di Pacitan 6 Mei 1938 dari pasangan Alimoeso dan Padmirah.

3. Bambang Dwi Hartono

Bambang Dwi Hartono pernah menjabat sebagai Wali Kota Surabaya selama dua periode sejak tahun 2002-2010. Dia pernah mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Timur pada Pilgub tahun 2013 berpasangan dengan Said Abdullah, namun belum ditakdirkan. Bambang DH, dia biasa dipanggil, lahir di Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan pada 24 Juli 1961.

4. Prof Dr Sudijono Sastroatmodjo

Sudijono Sastroatmojo pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Negeri Semarang (Unes). Dia juga pernah mencalonkan diri sebagai wakil Gubernur Jawa Timur pada tahun 2013 berpasangan dengan Bibit Waluyo, namun belum ditakdirkan. Selain itu, tokoh yang lahir di Ngadirojo Kabupaten Pacitan, pada 15 Agustus 1952 tersebut, juga pernah menjadi bakal calon Bupati Pacitan pada tahun 2020 kemarin.

5. Nursuhud

Nursuhud lahir di Pacitan 26 April 1962 dan menjabat anggota DPR RI periode 2009-2014 dari PDIP mewakili Jawa Timur. Dia ditempatkan di Komisi IX yang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan Indonesia, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Indonesia, Asuransi Kesehatan Indonesia dan Jamsostek.

6. J.F.X Hoerry

J.F.X Hoerry lahir di Pacitan 07 Agustus 1945. Dia adalah tokoh Pacitan yang menjadi penulis Indonesia fokus pada kebudayaan dan sastra Jawa. Karya-karyanya berupa cerita pendek (cerpen), cerita rakyat, cerita sambung, cerita misteri, roman sejarah, reportase, dan geguritan. Salah satu karyanya tentang Pacitan adalah Babad Pacitan.

7. Ir. Sutarto Alimoeso

Sutarto Alimoeso lahir di Pacitan 25 Juli 1949. Dia adalah eksekutif Indonesia yang menjabat sebagai Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) pada periode 2009-2014. Dia juga pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Indonesia.

Itulah sederet nama tokoh inspiratif yang lahir di Pacitan.

Harapannya, kehadiran tokoh-tokoh tersebut mampu menjadi motivasi bagi masyarakat Pacitan terlebih para pemuda agar memiliki semangat juang meraih cita-cita dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.

  • Bagikan