Remaja Adaptif Idaman Bangsa

Remaja Adaptif Idaman Bangsa

  • Bagikan
Remaja Adaptif Idaman Bangsa/tugu jatim
Remaja Adaptif Idaman Bangsa. (Foto: Dokumen/Salsa Fauziyyah A)

Oleh : Salsa Fauziyyah Adni*

Tugujatim.id – Apa yang terbesit di pikiran Anda jika mendengar kata “REMAJA”? Kita setuju bahwa berdirinya bangsa ini tidak lepas dari peran remaja. Bahkan sebelum Indonesia merdeka generasi muda sudah memiliki andil besar melalui Kongres Sumpah Pemuda 1928.

Satu langkah kongkrit pada waktu itu bahwa pemuda hadir sebagai solusi untuk menyatukan semua latar belakang yang berbeda. Ketika Indonesia menjelang merdeka 1945, pemuda juga berperan mendesak Sukarno-Hatta  memproklamasikan lahirnya negara baru. Mereka tidak ingin bangsa ini merdeka atas pemberian cuma-cuma Jepang.

Kini 76 tahun kita merdeka, bagaimana peran pemuda? Sekarang pemuda memiliki peran kompleks dalam semua aspek bangsa. Mereka dianggap sebagai golongan yang paling dekat dengan rakyat. Golongan yang kreatif banyak ide dan gagasan.

Mereka yang dapat melakukan penetrasi pada pemerintah untuk ikut andil dan mengambil peran dalam menentukan kebijakan di bangsa ini. Berbeda dengan zaman sebelumnya, pemuda sekarang dituntut memiliki keahlian yang lebih karena tantangan yang ada lebih beragam.

Indonesia di tahun 2021 ini memiliki 81 juta penduduk usia muda, atau hampir 32 persen dari total populasi. Pertanyaannya, mampukah kelompok 32 persen ini menjadi agent of change untuk Indonesia? Siapkah mereka yang akan membangun dan meneruskan Indonesia? Ini tantangan terbesar bagi generasi muda Indonesia.

Di era revolusi industri 4.0 generasi muda harus dapat cepat beradaptasi dan berpikir cepat untuk menghadapi perubahan teknologi yang masif dan membuat transformasi yang lebih visioner. Dulu tantangan pemuda adalah harus bersatu melawan penjajah, saat ini kita harus memiliki keunggulan dan mampu berkompetisi secara global yang jauh lebih sulit.

Generasi muda harus berkepribadian kuat dan berprinsip yang kokoh, merekalah pemegang kendali bangsa ini. Dan, selalu haus belajar untuk mengasah kemampuan yang ada dalam diri. Di dunia yang semakin dinamis dan modern ini, kita sebagai generasi muda perlu membiasakan diri terbuka dengan berbagai perubahan dan pengalaman baru.

Kita bisa mengikuti berbagai macam aktivitas positif seperti bergabung dengan organisasi sosial, menjadi volunteer untuk membantu sesama atau mengikuti ajang perlombaan. Aktivitas-aktivitas tersebut akan melatih diri untuk dapat berpikir lebih kreatif dan bergerak lebih aktif.

Selain itu dapat membiasakan diri untuk lebih tanggap dan kritis dengan masalah-masalah yang terjadi di sekeliling.

Paling penting yang dapat dilakukan anak muda adalah mencoba mengembangkan ide-ide kreatif yang ada di benaknya. Tidak harus ide besar atau berat, bisa mulai dari ide kecil yang relate dengan sekitar kita.

Mungkin dari ide yang sederhana itu, justru dapat membentuk sebuah startup baru yang dapat memecahkan masalah-masalah yang ada sekitar dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Selain mencoba mengembangkan ide yang ada dalam pikirin, generasi muda juga harus memiliki visi dalam kehidupannya. Visi harus jelas dan realistis jangan sampai kita sebagai generasi muda hidup tanpa visi.

*Penulis adalah member Pondok Inspirasi

  • Bagikan