Pria di Malang yang Pukuli Tunangannya di Konter HP Resmi Ditahan Polisi

  • Bagikan
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Seorang pemuda berinisial FR (19) resmi dipolisikan tunangannya sendiri, SY (19) per Kamis (29/4/2021). FR dilaporkan setelah tertangkap basah kamera CCTV yang dengan tega memukuli kekasihnya sendiri gara-gara cemburu pada Rabu (28/4/2021) malam.

Dalam hal ini, polisi sebelumnya telah memberi kesempatan pasangan ini untuk mengklarifikasi atas video adegan kekerasan si pria ini. Namun rupanya korban merasa tak terima jika kasus ini berujung damai. Akhirnya, resmi dipolisikanlah si pria meski status mereka sudah bertunangan.

”Iya betul, pihak korban resmi melaporkan tindakan penganiayaan ini. Saat ini, pelaku telah kami tahan,” ungkap Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo dihubungi awak media.

Lebih lanjut, petugas akan melakukan penyelidikan lebih lanjut kasus dugaan penganiayaan ini. Akibat perbuatannya, pelaku akan disangkakan pasal 351 KUHP tentang tindak penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 2 tahun.

Seperti diketahui, penganiayaan ini terjadi di sebuah konter HP di kawasan Kebalen Wetan, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (29/4/2021). Disitu adalah tempat SY bekerja sehari-hari.

Aksi kekerasan berupa pemukulan bertubi-tubi itu terekam kamera CCTV konter HP. Tinton menyebut, dugaan awal perseteruan ini lantaran pria merasa cemburu dan menduga kekasihnya menjalin hubungan gelap dengan pria lain.

Hingga akhirnya terjadilah aksi kekerasan ini yang parahnya dilakukan di depan 2 orang anak kecil dan juga beberapa warga sekitar.

”Dia datang ke konter dan marah-marah minta HP si cewek. Dia menduga kekasihnya chatting-an sama cowok lain. Karena kesal, kemudian sampai terjadi aksi kekerasan ini,” jelasnya.

Ditanya soal status keduanya, Tinton membenarkan bahwa mereka adalah pasangan yang baru saja bertunangan. Usia keduanya masih relatif belia yakni 19 tahun. ”Mereka juga adalah warga sekitar konter HP itu, di Jalan Kebalen Wetan, Kedungkandang,” urainya.

Kondisi fisik korban perempuan diketahui punya luka lecet di bagian dagu. Pihaknya belum bisa bertindak lebih lanjut karena masih dalam tahap klarifikasi. ”Lebam-lebam tidak ada, hanya lecet di dagu. Tapi untuk jelasnya belum kita ketahui, karena masih tahap klarifikasi,” pungkasnya.

  • Bagikan